Tak Demokratis, Gerindra Berharap MK Batalkan PT 20 Persen

Selasa, 24 Oktober 2017 07:07

“Hak setiap warga negara itu dapat memilih dan dipilih, sementara ketentuan 20 persen itu membatasi, dan dikooptasi oleh partai-partai tertentu. Tidak memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anak bangsa,” sebut anak buah Prabowo Subianto di Gerindra itu. (fat/jpnn/fajar) 

Bagikan berita ini:
10
9
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar