Diperiksa Selama Dua Jam, Eks Gubernur Sulbar Kooperatif


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Penyidik Tipikor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel memeriksa mantan Gubernur Sulbar dua periode Anwar Adnan Saleh, sebagai saksi kasus dugaan korupsi dana APBD Sulbar tahun 2016, Rabu (25/10/2017).Anwar Adnan Saleh berada di Kantor Kejati Sulsel selama 2 jam 20 menit. Anwar Adnan Saleh tiba di lantai 5 Kantor Kejati Sulsel pukul 14.45 Wita. Mantan gubernur Sulbar ini tampak mengenakan pakaian kemeja putih lengan panjang dan celana hitam.Saat tiba di lantai 5, Anwar yang didampingi ajudannya duduk sejenak di ruang tunggu penyidik Tindak Pidana Khusus. Setelah itu, Anwar Adnan Saleh dipanggil masuk ke ruang penyidik.Pada pukul 17.05 Wita, Anwar Adnan Saleh telah selesai diperiksa. Dengan pengawalan ketat oleh ajudan pribadinya, Anwar Adnan Saleh langsung meninggalkan Kantor Kejati Sulsel.Pantauan pojoksulse (grup FAJAR.CO.ID), Anwar Adnan Saleh terlihat sibuk memainkan handphone di atas mobil, sesaat sebelum meninggalkan Kantor Kejati Sulsel.Kasi Penkum Kejati Sulsel Salahuddin mengungkapkan, Anwar Adnan Saleh yang pada tahun 2016 masih berstatus sebagai Gubernur Sulbar, dianggap mengetahui proses penganggaran APBD Sulbar saat itu.“Pemanggilan ini begitu ditujukan, saksi langsung memenuhi panggilan penyidik. Cukup kooperatif,” kata Salahuddin.Diketahui, Kejati Sulsel telah menetapkan 4 Pimpinan DPRD Sulbar, dalam kasus dugaan korupsi APBD tahun 2016. Mereka adalah Ketua DPRD Sulbar Andi Mappangara dan 3 wakilnya masing-masing, Hamzah Hapati Hasan, H Harun serta Munandar Wijaya pada 4 Oktober 2017 lalu.

Komentar

Loading...