Gunakan Jimat saat Mencuri, Hermanus Tewas Kesetrum

Rabu, 25 Oktober 2017 22:30

“Pemilik bangunan ini saya kenal. Dan rasanya sarang walet ini tidak ada yang menjaga, hanya sesekali pemiliknya datang untuk mengecek kondisi walet yang ada di dalamnya,” lanjut Aldi.Aldi menambahkan, aksi pencurian sarang walet memang kerap terjadi di daerahnya. Hal ini disebabkan bangunan walet rata-rata jauh dari pemukiman dan tidak dilengkapi dengan pengamanan seperti penajaga.“Bukan pertama kali, namun baru kali ini ada yang tertimpa nasib nahas. Dan malahan ditemukan tewas,” ujar Aldi.Sementara itu, Ngadiyo (46) pemilik sarang walet, mengetahui ada pelaku pencurian yang tewas dibelakang bangunannya dari warga. Dan langsung menuju lokasi kejadian.”Saya pas sedang bekerja, dan kaget juga mendengar kabar ini.” kata NgadiyoDitambahkan Ngadiyo, Bangunan miliknya ini berlantai dua, dengan ketinggian sekitar 10 meter. Sebenarnya isi dari sarang walet saat ini sedikit, lantaran bulan lalu sudah ia petik hasilnya. ”Paling tinggal 3 buah saja, sebab bulan lalu sudah saya panen dan menjualnya sekitar 1,5 kilogram,” tambah Ngadiyo.Mengenai aliran listrik di sekitar atau di dalam bangunan, Ngadiyo menungkapkan listrik yang ada hanya digunakan untuk lampu penerangan. Itupun tidak banyak.”Kabel memang ada, hingga keluar bangunan, tapi apakah kabel itu penyebabnya saya juga tidak tahu,” terang Ngadiyo.Wakapolsekta Sungai Kunjang, AKP Dherrie Alim mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum dapat menyimpulkan kasus tersebut, sebab masih dalam penyelidikan. Namun, kuat dugaan korban merupakan pelaku pencurian, hal itu dikuatkan dengan perlengkapan yang terdapat disekitar lokasi kejadian.

Komentar