Ini Peran Bakri dalam Teror Bom Terhadap Gubernur pada 2012


FAJAR.CO.ID — Densus 88/Antiteror Mabes Polri menangkap satu orang lagi tersangka pelemparan bom ke Gubernur Sulsel pada 2012 silam.Tersangka terorisme itu ditangkap di Desa Timampu, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Selasa (24/10/2017). Namanya Bakri alias Baroncong alias Aslam alias Pak Nur. Dia ditangkap tepatnya di Asrama Ponpes Darul Hijrah, Desa Timampu.Pria kelahiran Makassar 19 Mei 1975 ini diketahui terlibat ikut serta dalam kejadian bom yang ditujukan ke Gubernur Sulawesi Selatan tahun 2012 silam.Bakri ditangkap berdasarkan pemeriksaan polisi terhadap Jodi (tersangka bom Gubernur yang lebih dahulu ditangkap).Disebutkan, hari Minggu tanggal 11 November 2012, Bakri Baroncong memberikan Bom Pipa dan korek api kepada Jodi dan Awaludin alias Awal untuk melakukan pembunuhan terhadap Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo.Untuk diketahui, hari itu, Syahrul Yasin Limpo sedang memberi sambutan dalam rangkaian HUT Partai Golkar Makassar.Bakri Baroncong bersama Suwardi alias Pak Guru, Budi dan Yadi sebelumnya mengikuti tausiah yang oleh Abu Uswah dengan materi bahan dan cara pembuatan bom lontong di kebun milik Muhtar Hadi.Dalam pelatihan pembuatan bom tersebut, sekitar 20 batang bom berhasil dibuat. Jodi memegang 2 batang, Bakri memegang 6 batang, Awi memegang 6 batang, Abu Uswah 4 batang.Berdasarkan pemeriksaan polisi terhadap tersangka lain yang sudah ditangkap, Awaluddin, Abu Uswah memerintahkan Awaluddin agar sebelum ke lokasi amaliah (target bom), singgah dahulu di rumah Bakri untuk mengambil bahan peledak.

Komentar

Loading...