Polisi Datang Pesta Sabu Bubar, Satu Orang Nekat Lompat ke Jurang

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, BALIKPAPAN – Upaya polisi menangkap Syarif (30) dan Rusdi (33) mendapat perlawanan. Bahkan, Syarif nekat melompat ke jurang.

Kronologis penangkapan bermula saat keduanya sedang asyik mengisap sabu di sebuah lorong kampung di Jalan Merpati RT 38, Gunung Bugis, Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat, Kaltim.

Tiba-tiba lima petugas dari unit Opsnal Polsek Balikpapan Barat yang saat itu sedang patroli memergoki mereka. Kaget, keduanya lantas mengambil langkah seribu.

Rusdi yang terkejut berusaha bangkit dan lari. Petugas mencoba menangkapnya. Tidak berkutik saat akan ditangkap, Rusdi mencoba melawan.

Menggunakan gunting yang dibawanya, dia lantas berusaha melukai petugas. Namun karena kesigapan petugas, dia berhasil dibekuk. Dalam pergumulan tersebut, kepala Rusdi terantuk batu dan terluka.

“Sementara rekannya (Syarif), nekat lompat ke jurang. Akhirnya dia juga mengalami luka di bagian kepala. Keduanya harus diberikan pertolongan pertama oleh petugas yang menangkap,” terang Kapolsek Balikpapan Barat, Kompol I Putu Yasa.

Keduanya yang tidak sadarkan diri akhirnya dibawa ke Puskesmas Baru Ulu untuk memperoleh pengobatan.

Namun, karena luka yang cukup serius, keduanya di rujuk ke rumah sakit. Rusdi dibawa ke Rumah Sakit Sayang Ibu. Sementara Syarif dirujuk ke RS Kanujuso Djatiwibowo.

“Setelah sadarkan diri kemudian kami bawa beserta barang bukti ke Mapolsek Balikpapan Barat. Dari keterangan tersangka, untuk saudara Rusdi setiap hari dibayar Rp 100 ribu untuk berjualan sabu. Sementara pengedarnya sendiri saudara Syarif. Mereka memang biasa bertemu di gang tersebut. Sambil mengisap sabu,” ujarnya.

Petugas pun mengamankan sejumlah barang bukti. Antara lain alat isap selesai dipakai, klip plastik, timbangan, alat takar pipet, korek gas api, gunting, kunci motor, ponsel, rokok, alat pipet isap dan uang tunai Rp 894 ribu hasil penjualan sabu. (*/rdh/rsh/k18)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...