DPP PAN Resmi Usung Asrun-Hugua, Tamrin-Monianse

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Teka teki siapa yang bakal mengantongi rekomendasi Partai Amanat Nasional (PAN) dalam perhelatan Pilgub Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Pilkada Kota Baubau terjawab sudah. Hal ini sekaligus memupuskan harapan Tina Nur Alam dan La Ode Ida yang sebelumnya berharap bakal diusung partai berlambang matahari terbit itu.

SK yang menjadi syarat mutlak untuk menjadi peserta Pilkada itu diserahkan kepada pasangan Asrun – Hugua untuk Pilgub Sultra dan AS Tamrin – La Ode Ahmad Monianse untuk Pilkada Kota Baubau.

Namun, sebelum diserahkan kepada masing-masing calon terlebih dahulu diserahkan kepada Ketua DPW PAN Sultra Abdulrahman Shaleh yang didampingi Sekretaris DPW PAN Sultra Adriatma Dwi Putra.

Penyerahan SK tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan dan Sekretaris Jenderal DPP PAN Eddy Soeparno serta didampingi Ketua Pengorganisasian dan Kaderisasi (POK), Yandry Susanto bertempat di kantor DPP PAN Jakarta atau lebih dikenal dengan Rumah PAN.

Usai menyerahkan SK tersebut, DPP PAN melalui Yandry langsung menginstruksikan kepada seluruh kader di Sultra untuk mendukung penuh pasangan yang diusung oleh DPP PAN, dalam hal ini Asrun-Hugua dan Tamrin-La Ode Ahmad Monianse.

“Dengan ini kami instruksikan kepada seluruh kader untuk merapatkan barisan untuk mendukung penuh pasangan ini dalam perhelatan pilkada 2018 mendatang,” kata Yandry.

Lebih lanjut, dengan momentum penyerahan SK yang langsung diberikan oleh Ketua Umum dan Sekjen DPP PAN bisa memberikan ‘suntikan’ semangat agar tetap kompak baik dari tingkat DPW hingga DPD.

“SK yang kami keluarkan ini diterjemahkan dengan benar dan akan dikawal seksama oleh kader di akar rumput. Mulai dari tingkat DPW hingga tingkat desa,” sambung pria yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi II DPR RI ini.

Meski nantinya akan berhadapan dengan kandidat-kandidat yang kuat, pihaknya tetap optimis dengan tetap berusaha dan berdoa pasangan Asrun-Hugua dan Tamrin-Monianse dapat merebut simpatik masyarakat Sultra dan Kota Baubau untuk menjadi pemimpin lima tahun kedepan.

Terkhusus untuk perpaduan Asrun-Hugua, lanjut Yandry bisa menjadi gambaran kebutuhan Sultra kedepan. Alasannya Asrun merupakan perwakilan dari daratan dan Hugua dari kepulauan.

“Keduanya sudah berpengalaman, sudah banyak makan asam garam dalam dunia pemerintahan serta tahu betul geografi Sultra. Asrun dua priode itu artinya sudah sangat paripurna untuk memimpin Sultra kedepan, begitu juga dengan Hugua yang menjadi pemimpin dua periode di Kabupaten Wakatobi,” tukasnya. (Fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...