Kasus Jual Beli Jabatan, KPK Dalami Keterlibatan Istri Bupati Nganjuk

Kamis, 26 Oktober 2017 20:32
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami dugaan keterlibatan Ita Triwibawati, istri Bupati Nganjuk Taufiqurrahman, dalam kasus suap terkait jual-beli jabatan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Hal itu mengingat Ita turut serta dibawa tim satgas KPK saat operasi tangkap tangan (OTT), Rabu (25/10) kemarin.Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan, Ita yang juga Sekda Jombang itu diketahui akan maju sebagai calon bupati Nganjuk bersama seorang inisial SA, lurah di Kabupaten Nganjuk. SA diketahui juga ikut terciduk dalam OTT.Meski demikian, kata Basaria, KPK masih akan mendalami apakah uang suap yang diterima Taufiqurrahman juga turut mengalir untuk pencalonan istrinya. Saat ini, Ita dilepaskan usai pemeriksaan 1×24 jam pasca OTT dan berstatus sebagai saksi.”IT istri Bupati menurut Informasi akan nyalon bersama SA sebagai wakilnya. Tapi apakah uang tersebut juga diberikan untuk (pencalonan bupati), itu masih pengembangan,” kata Basaria dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (26/10).Menurut Basaria, saat ini KPK menduga suap yang diterima Taufiqurrahman akan digunakan sebagai operasional selama berada di Jakarta. Diketahui, sehari sebelum penangkapan, Taufiqurrahman menghadiri pertemuan 500 kepala daerah bersama Presiden Joko Widodo di Istana Negara.”Mungkin uangnya hanya untuk biaya operasional selama istri di Jakarta,” ujar Basaria.”Untuk sementara dari pemeriksaan tim, nggak ada keterlibatan istri di sini. Kalau ada pengembangan itu lain hal,” imbuhnya.

Bagikan berita ini:
1
3
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar