Pekan Depan, Kejati Periksa Tersangka Korupsi APBD Sulbar

Kamis, 26 Oktober 2017 11:49

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Usai menang disidang praperadilan, Penyidik Tipikor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel melanjutkan kasus dugaan korupsi APBD Sulbar 2016.Penyidik Tipikor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel mengagendakan pemeriksaan tersangka  pekan depan.“Akan kembali kita agendakan periksaan para tersangka pada Senin pekan depan,” kata Kasi Penkum Kejati Sulsel Salahuddin.Dikatakan Salahuddin, diintensifkannya pemeriksaan terhadap para tersangka karena tim penyidik sibuk menghadapi gugatan praperadilan. Namun, Hakim tunggal Safri menolak praperadilan para pemohon, maka hakim bisa kembali fokus melakukan pemeriksaan.Diketahui, 4 pimpinan DPRD Sulbar menjadi tersangka kasus dugaan penyimpangan dana APBD 2016 oleh Kejati Sulsel, pada tanggal 4 Oktober 2016. Mereka adalah Ketua DPRD Sulbar Andi Mappangara, bersama dengan 3 wakil Ketua DPRD Sulbar, yakni Iskandar Wijaya, Hamzah Hapati Hasan, dan H Harun.Penetapan tersangka dilakukan setelah tim penyidik pidana khusus Kejati Sulselbar melakukan pemeriksaan saksi sebanyak 65 orang secara maraton, baik dari dewan maupun dari rekanan dan pihak satuan kerja perangkat daerah.Pimpinan DPRD Sulbar diduga bertanggung jawab, terhadap sejumlah dugaan penyimpangan dalam proses penyusunan dan pelaksanaan APBD Sulbar tahun anggaran 2016. Para tersangka sebagai unsur pimpinan telah menyepakati besaran nilai pokok anggaran sebesar Rp360 miliar dan dibagi-bagi kepada pimpinan maupun anggota DPRD lain sebanyak 45 orang.Akibat perbuatan melawan hukumnya, para tersangka melanggar Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi dengan pasal 12 huruf (i) terkait penyelenggara negara yang ditugasi melakuka pengawasan secara langsung dan tidak langsung serta dalam keguiatan pengadaan barang dan jasa.(*)

Bagikan berita ini:
3
9
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar