Ditinggal Rekanan, Proyek Senilai Rp3 M di Lutra Terbengkalai

Jumat, 27 Oktober 2017 20:46

FAJAR.CO.ID, LUWU UTARA — Proyek peningkatan saluran irigasi DI di jalan poros Desa Tarobok Kecamatan Baebunta terbengkalai. Proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus itu ditinggal kabur rekanannya.Dimana proyek pekerjaan peningkatan jaringan Di Tarobok Kecamatan Baebunta Kabupaten Luwu Utara ini bersumber dari dana DAK Tahun Anggaran 2017 sebesar Rp3.077.044.000. Pekerjaan peningkatan jaringan irigasi di Desa Tarobok sepanjang 3 Km.Terbengkalainya pekerjaan proyek peningkatan jaringan tak cuma merugikan masyarakat. Namun proyek yang kini kondisinya amburadul itu juga akan menyita waktu untuk kembali melakukan perbaikan.Hal ini diungkapkan Ketua Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP), M Darwis NS, bersama Unit Tipikor Polres Luwu Utara saat menyambangi proyek peningkatan jaringan DI Irigasi di Desa Tarobok, Kamis 26 Oktober 2017.Menurut Darwis, pekerjaan proyek peningkatan jaringan DI irigasi dengan konstruksi beton pracetak U Dicht ditargetkan sepanjang 3 Km dan realisasi di lapangan sepanjang 228 meter.

”Saat ini beton pracetak U Dicth masih berada di atas aspal. Itupun sudah hancur, malah alat cetak berhamburan dan tidak disertai tulang alias besi. Material mengganggu pengguna jalan,” jelas Darwis kemarin.

Bagikan berita ini:
7
4
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar