Beli Jersey Para Kiper untuk Bantu Keluarga Mendiang Choirul Huda

0 Komentar

FAJAR.CO.ID — Aksi solidaritas dilakukan penjaga gawang se-Indonesia untuk membantu keluarga mendiang kiper Persela Lamongan, Choirul Huda.

Sudah 39 kiper berpartisipasi, dan kemungkinan masih akan bertambah.

Lelang jersey para kiper ini diumumkan oleh Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI). Lelang dimulai 27 Oktober hingga 2 November 2017.

Kiper Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa, ditunjuk sebagai Koordinator APPI untuk kegiatan amal ini.

Selain Andritany, kiper lain yang terlibat adalah Kurnia Meiga (Arema FC), Teja Paku Alam (Sriwijaya FC), sampai Satria Tama (Persegres Gresik). Kiper asing Persipura Jayapura, Yoo Jae-hoon, juga turut serta. Tak ketinggalan, kiper andalan Borneo FC, Muhammad Ridho, dan Rivky Mokodompit (PSM Makassar).

View this post on Instagram

Kami seluruh kiper di Indonesia sangat kehilangan dengan berpulangnya salah satu panutan kami Alm Choirul Huda yang begitu mengejutkan. . Sebagai bentuk solidaritas dan penghormatan kami kepada almarhum, kami hendak melelang jersey yang kami gunakan dimana hasilnya akan kami berikan seluruhnya kepada keluarga almarhum. . Semoga niat ini diridhoi oleh ALLAH SWT dan didukung oleh semua pecinta sepakbola di Indonesia yang turut berpartisipasi, dan semoga kejadian serupa tidak lagi terjadi di persepakbolaan Indonesia maupun di seluruh dunia. . Proses bidding atau penawaran harga jersey masing-masing kiper akan dimulai tanggal 27 oktober 2017, melalui akun instagram kami masing-masing atau dapat dilihat di akun @appi_info . #LelangJerseyKiperIndonesia #APPICare #KiperIndonesiaBersatu

A post shared by Official Instagram of APPI (@appi_info) on

Proses penawaran jersey kiper dimulai dari Rp 300.000. Yang berminat silakan mencantumkan penawaran di kolom comments Instagram para kiper.

_________________________

Format lelang: Nama (spasi) Kota (spasi) angka penawaran
Penawaran dimulai 27 Oktober dan ditutup pada 2 November 2017

_________________________

Pengumuman pemenang lelang akan saya posting di komen ini juga, dan selanjutnya dapat menghubungi saya melalui comment ke akun ini, dan keputusan yang saya buat tidak dapat diganggu gugat, tulis Ridho di akun Instagram-nya.

https://www.instagram.com/p/BawAPMOAcJL/?taken-by=muhammadridho_djazulie

Choirul Huda wafat pada usia 38 tahun, tepatnya pada 15 Oktober 2017 setelah berbenturan dengan pemain Persela lainnya, Ramon Rodriguez, dalam pertandingan pekan ke-29 Liga 1 menjamu Semen Padang, di Stadion Surajaya Lamongan.

Sempat mendapat pertolongan di pinggir lapangan dan dilarikan ke RSUD dr. Soegiri, nyawanya tak tertolong lagi.

Sepekan sepeninggal one-club man ini, Persela Lamongan juga telah melakukan aksi pelepasan jersey dan balon ke udara di sela-sela pertandingan melawan Persib. Laga yang digelar pada Minggu (22/10) itu berubah menjadi hujan tangis dari bangku tribun penonton di jeda turun minum sepanjang prosesi ini dilakukan

Huda diakui sebagai pemain dan kiper spesial di sepak bola Indonesia. Sejak debut di tim senior Persela pada 1999, dia hanya membela satu klub hingga ajal menjemput. (*/fajar)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...