Istri Minta, Adik yang Bunuh Kakak Kandungnya Diproses Seadil-adilnya

Minggu, 29 Oktober 2017 17:02

FAJAR.CO.ID, SAMPIT-Akhirnya korban pembunuhan bernama M Dianur (36) yang dilakukan oleh kakak iparnya Darman (44) sudah dimakamkan di kampung halamannya di Desa Kelampan Kecamatan Pulau Hanaut Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kamis (26/10). Keluarga korban menggunakan perahu kelotok mengantarkan jenazah ke tempat peristirahatan terakhir, pemakaman dihadiri oleh puluhan warga. Isak tangis pecah saat jenazah korban dimasukkan ke dalam liang, istri korban sempat histeris dan berteriak agar pelaku dihukum sesuai dengan aturan yang berlaku. Walaupun yang melakukan aksinya adalah kakak kandungnya sendiri. Hal ini disampaikan oleh Kapolsek Pulah Hanaut Iptu Jabidi saat dibincangi di kantornya, Jumat (27/10).Menurutnya, hingga saat ini kondisi dan situasi di lokasi kejadian pascaaksi pembunuhan dalam keadaan kondusif. Bahkan pihak keluarga korban juga sudah dilakukan pendekatan dan menerima kasus ini diserahkan kepada pihak kepolisian. Walaupun demikian tentunya polisi harus melakukan tindakan sesuai dengan aturan yang berlaku, mengingat adanya unsur niat pelaku untuk menghabisi korban. Istri korban yang juga adik kandungnya sendiri juga mengharapkan polisi harus tegas, meskipun yang melakukan aksinya masih ada hubungan darah dengannya. Karena tindakan yang dilakukan oleh pelaku cukup sadis. “Kami sudah melakukan antisipasi pencegahan sehingga situasi di lokasi kejadian sudah aman terkendali. Pelaku juga sudah kami amankan di Polres Kotim untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,”katanya.Ia menambahkan bahwa pelaku dan korban ini memang sudah lama terlibat permasalahan. Dan memang keduanya menjalani ritual atau mengikuti kegiatan seperti ilmu gaib yang dijalani. Dan informasi yang diterima polisi sendiri adalah pelaku ini memang selama ini memiliki usaha bangunan burung walet. Entah kenapa usahanya yang sudah dijalani ini tidak membuahkan hasil dan cenderung bangunan yang dibangunnya ini tidak berfungsi. Alhasil setelah beberapa kali merenung, ternyata mendengar adanya bisikan gaib. “Ia merasa bahwa dengan membunuh korban atau melenyapkannya usaha yang dijalaninya akan berhasil. Karena selama ini pelaku mengira korban yang menginginkan berbagai hal yang dianggapnya sebagai penghalang dalam melakukan usahanya dan tanpa berpikir panjang langsung dibunuh,”ujarnya.Sementara itu istri korban Aita (25), hanya bisa pasrah dan meminta agar kasus ini benar-benar ditangani dengan serius. Pasalnya pelaku yang juga kakaknya ini sudah membuat anaknya yang semata wayang menjadi yatim. Ia juga sempat mempertanyakan usai pelaku menghabisi korban. Namun jawaban dari pelaku tidak ada niatnya untuk melakukan pembunuhan. Usai membunuh dan menusuk korban dengan tombak pelaku langsung melarikan diri. “Kenapa abang tega membunuh suami saya, dia adalah ayah dari anakku,”ujarnya.(son/ala/dar)

Bagikan berita ini:
1
10
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar