Bidan Penjual Obat Aborsi di RSUD Polewali di Pecat – FAJAR –
Sulbar

Bidan Penjual Obat Aborsi di RSUD Polewali di Pecat

ilustrasi

FAJAR.CO.ID, POLMAN–Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Polewali Mandar mengambil sikap tegas. Manajemen RSUD Polewali memecat SS bidan yang diduga menjadi penyuplai obat dalam kasus aborsi

Kepala Sub Bagian Tata Usaha RSUD Polewali Andi Hizbullah Matsar membenarkan oknum SS memang bekerja di RSUD Polewali sebagai tenaga sukarela dan bukan tenaga kontrak. Pasca mendapat kabar terkait keterlibatan SS dalam kasus aborsi di Majene, manajemen RSUD langsung melakukan rapat dan memecat SS sebagai tenaga sukarela yang bertugas di bagian perawatan Nipas RSUD Polewali.

“Setelah kami mendapat kabarnya bahwa ada salah seorang petugas RSUD yang terlibat kasus aborsi, kita langsung pecat sebagai tenaga sukarela sejak Senin 23 Oktober lalu,” terang Andi Hizbullah Matsar Minggu 29 Oktober.

Ia menambahkan, terkait obat yang disuplai oleh SS diduga menyalahgunakan tanda tangan dokter sehingga seolah-olah obat resep itu dikeluarkan oleh dokter. “Ia mengaku siap untuk bersaksi saat diminta oleh Polres Majene,” terangnya.

Hizbullah mengakui pihaknya kecolongan dengan adanya kejadian ini, sehingga ke depan untuk mencegah terjadinya kasus serupa pihaknya akan meningkatkan pengawasan dan meminta kepada dokter agar berhati-hati dalam meresepkan obat. Oknum bidan tersebut diketahui baru satu tahun bekerja di RSUD.

Sementara itu rekan kerja SS di perawatan nipas RSUD Polewali yang dikonfirmasi mengaku kaget dan tidak menyangka, karena selama ini SS dikenal sebagai pribadi santun. “Baru satu bulan tugas disini, dia orangnya baik suka mengajak salat, kita tidak pernah menyangka SS akan berbuat seperti itu dan selama ini penampilannya tidak mencolok,” terang P, rekan kerja SS. (rif)

loading...

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!