Ketua DPRD Sulbar Dicecar 10 Pertanyaan Selama 6 Jam

Selasa, 31 Oktober 2017 07:24

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR–Ketua DPRD Sulbar Andi Mappangara yang juga tersangka kasus dugaan penyimpangan dana APBD tahun 2016, diperiksa oleh penyidik Tipikor Kejati Sulsel, Senin (30/10/2017). Andi Mappangara yang menjalani pemeriksaan pertamanya selama 6 jam 50 menit. Dia mulai diperiksa penyidik sekita pukul 09.00 Wita. Pemeriksaan baru selesai pada pukul 15.40 WITA.“Iya diperiksa hari ini (Senin) sejak pukul 9.00 WITA tadi,” kata Kasi Penkum Kejati Sulsel Salahuddin.Sementara itu, Andi Mappangara saat usai diperiksa enggan menjawab pertanyaan wartawan. Ia memberikan kuasa sepenuhnya kepada pengacaranya untuk menjelaskan rangkaian pemeriksaannya.Kuasa hukum Andi Mappangara, Rizky mengatakan kliennya dicecar 10 pertanyaan selama pemeriksaan. Hanya saja, Rizki enggan membeberkan perihal materi pemeriksaannya.Menurut Rizky, setelah pemeriksaan kali ini, ada kemungkinan kliennya akan kembali diperiksa oleh penyidik Tipikor Kejati Sulsel.“Tapi, kita belum tahu kapan jadwal pemeriksaan selanjutnya,” kata Rizky.Sementara itu, Aspidsus Kejati Sulsel Tugas Utoto mengatakan penyidik belum memutuskan penahanan karena masih banyak aspek yang membutuhkan pendalaman dari tersangka.“Kami tidak tahan dulu,” kata Tau Utoto.Sebelumnya, Kajati Sulsel Jan S Maringka mengatakan 4 pimpinan DPRD Sulbar patut bertanggung jawab, terhadap sejumlah dugaan penyimpangan dalam proses penyusunan dan pelaksanaan APBD Provinsi m Sulbar tahun anggaran 2016.Empat tersangka pimpinan DPRD Sulbar yang akan kembali diperiksa adalah, Ketua DPRD Sulbar Andi Mappangarra dari fraksi Partai Demokrat, Wakil I Ketua DPRD Sulbar Munandar Wijaya dari fraksi Partai Gerindra.Kemudian Wakil Ketua II Hamzah Hapati Hasan dari fraksi Partai Golkar, dan Wakil Ketua II Harun dari fraksi PAN.

Bagikan berita ini:
3
10
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar