Masih Untung Cuma Ditembak Kaki, Coba Kalau Kepala..

  • Bagikan
CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 90

FAJAR.CO.ID, PONTIANAK- Setelah sepuluh hari bersembunyi, Zuliansyah alias Zul diakhirnya diciduk. Polisi terpaksa melumpuhkannya. Kaki pria 29 tahun itu ditembak anggota Reskrim Polsek Pontianak Barat karena berusaha kabur saat diminta menunjukkan barang bukti curiannya di Kampung Beting, Pontianak Timur, Sabtu (28/10).”Zul mencoba melarikan diri saat anggota akan melakukan pengembangan. Tembakan peringatan telah diberikan namun tidak dihiraukan, sehingga dia dilumpuhkan,” kata Kompol Bermawis, Kapolsek Pontianak Barat, Minggu (29/10).Dilansir Rakyat Kalbar, Bermawis menceritakan, Zul merupakan pelaku yang merampas smartphone Zulfa Rihhadatul Aisy, bocah 10 tahun, Rabu (18/10) sekira pukul 13.30 WIB. Dimana saat itu Zulfa ingin pergi ke tempat ibunya bekerja yang tidak jauh dari rumahnya. Zulfa berjalan kaki melewati lorong yang menghubungkan Kompleks Duta Kalbar Indah dengan Gang Jarak, Jalan Kom Yos Sudarso, Pontianak Barat.Pada saat itulah Zulfa berpas-pasan dengan Zul berjumpa. Zulfa dihadang Zul. “Zul berpura-pura ingin meminjam smartphone¬† Zulfa. Namun Zulfa tidak mau meminjamkannya. Maka Zul langsung merampas tas selempang yang dibawa Zul, di dalamnya terdapat smartphone jenis tablet,” jelas Bermawis. Perampasan itu membuat Zulfa terjatuh. Ia mengalami luka di bagian lutut kanan.”Setelah tersangka mendapatkan tas tersebut, lalu dia membuka dan mengambil tablet milik korban,” beber Bermawis. Meski lututnya luka, Zulfa mencoba melawan. Pelajar SD ini tetap ingin mempertahankan barang miliknya. “Zul kembali mendorong Zulfa,” ujarnya.

  • Bagikan