Kecewa dengan Anies, Buruh Ancam Demo Besar-besaran 10 November

  • Bagikan
Ilustrasi demo buruh
FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Komite Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengaku kecewa dengan keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menetapkan upah minimum provinsi (UMP) 2018 sebesar Rp 3,648 juta. "Kami sedang rencanakan akan lakukan gugatan PTUN dan demo besar-besaran pada 10 November besok," kata Deputi Presiden KSPI Muhamad Rusdi kepada wartawan, Kamis (2/11). Menurutnya, unjuk rasa buruh pada 10 November menargetkan Gedung Balai Kota DKI dan Istana Merdeka. "Akan banyak sekali massanya. Kami sangat kecewa dengan keputusan ini, kenapa yang dipakai justru PP 78/2015. Itu jelas-jelas salah," ujar Rusdi. Pemprov DKI Jakarta secara resmi menetapkan besaran UMP tahun 2018 sebesar Rp 3.648.035, naik dari tahun ini yang sebesar Rp 3.355.000. Gubernur Anies Baswedan mengatakan, UMP DKI 2018 naik sebesar 8,71 persen. Dihitung berdasarkan tingkat inflasi periode September 2016 hingga 2017 sebesar 3,2 persen serta pertumbuhan domestik bruto 4,99 persen. Penghitungan UMP juga dipastikan sudah mempertimbangkan aspirasi semua pihak, baik pengusaha, buruh dan pemerintah. (rmol/fajar)
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan