Protes, Warga Wecudai Tanam Pohon Pisang di Jalan Poros Sabbangparu-Pammana

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, WAJO—Aksi tanam pohon pisang di jalan kini menjadi solusi supaya diperhatikan pemerintah. Dengan menanam pohon pisang di jalan yang rusak biasanya pemerintah cepat merespon.

Inilah juga yang dilakukan warga Kampung Patappulo, Desa Wecudai, Kecamatan Pammana. Tanam pisang di jalan menjadi solusi terakhir bagi mereka supaya jalan poros yang menghubungkan kecamatan Sabbangparu dan Pammana diperbaiki.

Terlihat, jalan rusak yang berkubang ditanami pohon pisang sepanjang jalan. Tak hanya satu, ada sekitar enam pohon pisang yang ditanam warga. Tak lupa di salah satu pohon pisang digantungi potongan kardus bertulis tolong perbaiki jalan kami.

Salah satu warga Kampung Patappulo, Desa Wecudai, Appe mengatakan, penanaman pohon pisang di jalan ini adalah bentuk keprihatinan warga sekitar. Karena selama ini pemerintah terkesan tidak perduli terhadap kerusakan jalan penghubung antar kecamatan ini.

“Ini jalan terakhir masyarakat suapay pemerintah memperhatikan jalan yang sudah rusak parah,” katanya.

Appe menjelaskan, jalan ini meruapakan akses utama masyarakat bila ingin ke ibu kota kecamatan. Lebih diperparah lagi jika hujan turun, genangan akan semakin parah. “Tolonglah pemerintah perhatiannya,” harapnya.

Sementara Kepala Desa Wecudai, Ferdi membenarkan aksi penanaman pohon di jalan itu. Penanaman pohon pisang di jalan, kata dia merupakan aksi protes masyarakat.(*)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...