Tak Ada Lawan Tangguh untuk Jokowi di Pilpres 2019

Jumat, 3 November 2017 19:46

Nama lain yang sempat menguat kata Ujang, ada nama Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra. Menguat setelah beberapa waktu terakhir terkesan getol membela sejumlah ulama yang dipersepsikan mengalami ‎penzoliman. Termasuk membela Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang dibubarkan oleh pemerintah.”Tapi belakangan Yusril malah disibukkan dengan urusan partainya yang terancam tak lolos menjadi peserta Pemilu 2019,” katanya.‎Dengan kondisi yang ada, praktis saat ini menurut Ujang, hanya ada dua nama yang berpeluang melaju ke Pilpres untuk menjadi pesaing Jokowi di Pilpres 2019. Yaitu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto.”Tapi belakangan nama Prabowo elektabilitasnya tak cukup baik. Terlihat dari hasil survei SMRC untuk pemilih di Jawa Barat, yang pada Pemilu 2014 lalu Prabowo unggul, justru sudah berbalik. Kini nama Jokowi yang diunggulkan,” katanya.Fakta lain, Prabowo juga terkesan tidak melakukan pendekatan pada para ulama dan tokoh-tokoh pesantren. Berbeda dengan Jokowi yang terus merangkul para ulama. Teranyar, mengangkat Din Syamsuddin sebagai utusan khusus presiden untuk dialog dan kerja sama antaragama dan peradaban.

Bagikan berita ini:
10
10
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar