Angkutan Online dan Konvensional di Makassar Berdamai

Minggu, 5 November 2017 - 09:47 WIB

FAJAR.CO.ID — Sempat tegang belakangan ini, moda angkutan reguler bersama moda angkutan online di Kota Makassar telah bersepakat berdamai.

Kesepakatan berdamai ini dicapai setelah digelar pertemaum di Kafe Buana Makassar, Jumat malam (3/11/2017).

Kesepakan berdamai ini pun dilanjutkan dengan menggelar syukuran di Kantor Ditlantas Polda Sulsel, Jalan AP Pettarani Makassar, Sabtu (4/11/2017).

Pada acara syukuran kesepakatan damai ini dihadiri perwakilan dari moda angkutan daring dan moda angkutan reguler.

Hadir juga Kadishub Sulsel, Ilyas Iskandar; Ketua Organda Makassar, Zainal Abidin; Driver Online Makassar (DOM), Budi. Hadir pula Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Anwar Effendi, dan Dirlantas Polda Sulsel, Kombes Pol Agus Wijayanto.

Perwakilan DOM, Budi, mengatakan, salah satu poin yang disepakati dalam antara moda angkutan daring dan moda angkutan reguler, adalah melaksanakan PM 108/2017 yang salah satu poinnya adalah pemberlakukan tarif batas bawah dan batas atas.

“Angkutan regional dan angkutan daring sama-sama fokus mencari penumpang. Tidak lagi ada saling berseteru,” kata Budi.

Dikatakan Budi, apabila terjadi kesalahpahaman di antara kedua pihak saat berada di lapangan, agar dapat diselesaikan secara musyawarah.

Sementara, Ketua Organda Makassar Zainal Abidin mengapresiasi langkah kesepakatan damai yang ditempuh Anatar moda angkutan daring dan angkutan reguler.

Zainal Abidin menyebutkan, kesepakatan damai ini akan disampaikan kepada seluruh anggota moda angkutan di Kota Makassar.

“Kami sama-sama akan komitmen menjalani PM 108/2017,” kata Zainal Abidin.

Sementara itu, semua pihak akan menunggu tahapan-tahapan perampungan hal-hal teknis, seperti pemasangan stiker untuk moda angkutan daring dari pemerintah. (dly/pjk/fajar)

 

Loading...