Minum Miras di Kotawaringin Timur Didenda Rp 25 Juta

Senin, 6 November 2017 22:22
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID — Peraturan daerah (perda) terkait minuman keras atau miras di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, mengatur sanksi lebih tegas kepada pelanggarnya.Peminum miras ilegal bisa dipenjara tiga bulan dan denda Rp 25 juta. Dengan begitu, Tempat Hiburan Malam (THM) dan kafe diimbau agar tidak lagi menjual miras.”Happy Puppy, Family Karaoke, kafe Nineball, sudah kami tolak perpanjangan izin penjualan minuman kerasnya. Sebentar lagi Wisma Kahayan. Kami tidak akan perpanjang izin penjualan minuman beralkoholnya,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kotim Johny Tangkere, sebagaimana dikutip dari Prokal.co (FAJAR Group), Senin (6/11/2017).Tempat-tempat ini tetap diperkenankan membuka usahanya. Namun, untuk penjualan mirasnya tidak dibolehkan lagi. Jika ditemukan masih ada menjual minuman beralkohol, jelas melanggar.”Kalau masih ditemukan, kami persilakan aparat Satuan Polisi Pamong Praja atau Kepolisian mengambil tindakan. Tidak usah menunggu operasi gabungan. Kalau ditegur tidak bisa juga, kami akan cabut izin usahanya,” tegasnya.Penolakan perpanjangan izin itu merupakan penerapan aturan baru, yakni Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pengawasan Minuman Beralkohol. Perda ini cukup unik, karena umumnya daerah lain belum memberlakukan aturan serupa.Regulasi tersebut merujuk pada peraturan presiden dan peraturan menteri tentang bidang usaha yang terbuka dan tertutup. Salah satu pasalnya menyebutkan, industri minuman beralkohol adalah usaha yang tertutup dan tidak boleh ada lagi usaha minuman keras terbuka di Indonesia.

Bagikan berita ini:
10
9
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar