Lebih Seru dari Drama Korea, Komdis Menangkan Bhayangkara FC

Rabu, 8 November 2017 14:50

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Keputusan kontroversial dibuat Komisi Disiplin PSSI. Saat perebutan juara Liga 1 sedang sengit-sengitnya, Komdis PSSI membuat keputusan yang memengaruhi klasemen.Komdis menyatakan Mitra Kukar kalah 0-3 dari Bhayangkara FC. Alasannya, pada laga pekan lalu yang berakhir imbang 1-1 itu, Mitra Kukar memainkan Mohamed Sissoko yang terkena larangan bermain. Menurut kubu Mitra Kukar, mereka tidak menerima salinan keputusan Komdis terkait Sissoko sampai pertandingan selesai sehingga tetap memainkan eks Liverpool itu.Mitra Kukar juga mempertanyakan tidak adanya Nota Larangan Bermain (NLB) buat Sissoko dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator kompetisi. Setiap pemain yang menerima skors atau akumulasi kartu biasanya dibuatkan NLB dari pengelola kompetisi, sehingga Mitra Kukar berani memainkannya.Di sisi lain, match commisioner atau pengawas pertandingan dalam laga Mitra Kukar kontra Bhayangkara ternyata tidak menerima NLB dari PT LIB. Karena alasan itulah, matchcom tidak melarang Sissoko merumput.Dengan keputusan Komdis itu, Bhayangkara menjadi pemuncak klasemen sementara. Menggeser Bali United yang sama-sama mengantongi 65 poin. Bhayangkara unggul head to head.Sekjen Red Gank (kelompok suporter PSM), Sadakati Sukma menyebut, drama di Liga Indonesia memang lebih seru daripada drama film Korea.”Silakan menilai sendiri,” tulisnya di Facebook.Sadat juga menyoroti penentuan laga tunda Bhayangkara kontra Madura United yang jadwalnya setelah pertandingan PSM versus Bali United. (jpg)

Bagikan berita ini:
9
3
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar