Soal Kolom Agama di KTP, Dispendulcapil Masih Tunggu Teknisnya

Rabu, 8 November 2017 18:50

FAJAR.CO.ID- Sekitar 691.028 warga Kota Malang akan memiliki hak pilih di Pemilihan Presiden (pilpres) pada April 2019. Angka tersebut merupakan estimasi berdasarkan hitungan pertumbuhan penduduk sebesar 12,5 persen.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Malang Eny Hari Sutiarny mengatakan, jumlah pemilih usia 17 tahun ke atas sebanyak 680.212 jiwa hingga Juni 2017. “Nanti pada saat pilpres, kurang lebih jumlahnya ada 691.028 jiwa. Itu estimasi berdasarkan pertumbuhan penduduk,” katanya, Rabu (8/11).
Saat ini, lanjut Eny, pertumbuhan penduduk di Kota Malang mencapai 12,5 persen. Sementara untuk total Warga Negara Indonesia (WNI) sendiri hingga September 2017 mencapai 900.422 jiwa.
Kemudian ketika ditanya terkait kolom agama yang ada di Kartu Tanda Penduduk (KTP), Eny masih belum bisa memberikan banyak komentar. “Belum ada petunjuk, mekanismenya masih belum tahu,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Dispendukcapil Kota Malang Slamet Utomo menambahkan, pihaknya memiliki program jemput bola untuk mendata pemilih pemula dengan menyasar sekolah-sekolah. Sebenarnya, program jemput bola sudah dilakukan sejak adanya e-KTP.
Hal itu dilakukan terutama untuk memfasilitasi masyarakat yang tidak bisa datang melakukan rekam data di Block Office (BO) karena terkendala keadaan. Misalnya sedang sakit atau kalangan difabel. “Sehingga kami lakukan door to door,” terangnya.

Bagikan berita ini:
4
9
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar