Waduh, Dana Program Eks PNPM di Wajo Banyak Bermasalah

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, WAJO–Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Wajo saat ini tengah intens melakukan monitoring dan evaluasi terhadap dana program eks PNPM yang sejak  tahun 2014-2015 berakhir.

Kadis PMD Kabupaten Wajo Andi Syamsul Bahri mengatakan, pihaknya telah melakukan monitoring serta evaluasi terhadap dana  program eks PNPM yang telah dialihkan ke Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan.

“Hasil evaluasi, kita temukan banyak tunggakan dan masalah pada program simpan pinjam (SPP) dan UEP,” beber Syamsul Bahri saat ditemui diruang kerjanya Selasa 7 November 2017.

Dari identifikasi lanjutnya, ada macam variasi tunggakan, mulai dari yang bermasalah di kelompok dan pengelola serta juga penerima bantuan dana bergulir yang sudah tidak ada orangnya.

“Tidak bisa dipungkiri dari 14 kecamatan di Wajo, itu ada beberapa yang bermasalah dan terdapat penyelewengan yang ditemukan.

Namun begitu, tambahnya, sejak dilakukan evaluasi dan monitoring, sudah mulai menunjukkan hasil kinerja yang baik dengan banyak penurunan tunggakan berkat penagihan yang intens yang terus dilakukan.

Sesuai data, untuk dana eks PNPM yang dikucurkan sekitar Rp 30 milyar lebih yang terdiri dari dana perguliran untuk 14 kecamatan sekitar Rp 29 milyar dan untuk aset lain baik berupa barang sekitar Rp 500 juta.

Adapun tunggakan saat ini, sekitar Rp 3,2 milliar lebih yang terdiri dari tunggakan SPP Rp 1,8 milyar lebih dan tunggakan UEP sekitar Rp 1,4 m lebih.

“Aset-aset eks PNPM itu kita sebagian diserahkan ke desa masing masing untuk aset barang. Sementara aset dana diserahkan ke UPK kecamatan. Kita hanya memberikan pembinaan agar dana itu, dimanfaatkan, dikelola secara baik dan tepat,” tandasnya.(*)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...