Ada Deklarasi Cak Imin-AHY, Demokrat: Kurang Tepat, Harusnya AHY-Cak Imin

Kamis, 9 November 2017 19:48
Ada Deklarasi Cak Imin-AHY, Demokrat: Kurang Tepat, Harusnya AHY-Cak Imin

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Beberapa waktu kemarin ada sekelompok relawan mendeklarasikan pasangan Calon Presiden Muhaimin Iskandar, dan Wakil Presiden Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk bertarung di Pilpres 2019 nanti.Deklarasi dua figur anak muda ini langsung ditanggapi oleh Ketua Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Jansen Sitindaon saat menghadiri diskusi di Ruang Pressrum, Gedung DPR-RI, Kamis (9/11) dengan tema ‘Menakar Cawapres Potensial 2019’.Menurut Jansen, deklarasi pasangan Cak Imin-AHY ini disambut baik pihaknya, karena AHY dianggap menjadi salah satu figur yang berpotensi bertarung di Pilpres 2019 nanti, meski sebagai Wakil Presiden.Namun, deklarasi tersebut dianggap tidak tepat dengan popularitas dan elektabilitas AHY yang dirilis oleh berbagai lembaga survei. Anak sulung mantan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini menempati posisi ke-3 untuk calon Presiden dan posisi ke-1 untuk calon Wakil Presiden.”Bagus, kalau ada deklarasi Cak Imin-AHY, tapi itu tidak tepat harus AHY-Cak Imin,” ucap Jansen.Lanjut politisi asal Sumatera Utara itu, per bulan Oktober, lembaga survei Roda Tiga Konsultan merilis AHY berada di posisi utama apabila maju sebagai Wakil Presiden, sementara Indobarometer merilis AHY berada di posisi ketiga sebagai Calon Presiden.“Yang paling tinggi untuk calon Wapres itu AHY popularitas, elektabilitas sebanyak 14’3 persen, kedua Jenderal Gatot Nurmantyo sebanyak 10 persen. Sementara Cak Imin cuman 1 persen,” jelasnya.Tak hanya melewati Cak Imin, Jansen juga yakin AHY bakal melewati elektabilitas Prabowo Subianto, jika Pilpres dimajukan satu tahun lagi. “Kalau nambah setahun lagi, Pak Prabowo siap lewat,” yakin Jansen. (Aiy/Fajar)

Bagikan berita ini:
6
3
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar