Polisi Telusuri Selisih NJOP di Pulau Reklamasi

Kamis, 9 November 2017 20:40

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya melihat adanya selisih pada Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) pada pulau-pulau reklamasi teluk Jakarta.Terlebih pada NJOP Pulau C dan D hanya sebesar Rp3,1 juta per meter dengan pulau-pulau reklamasi lainnya. Hal itu menimbulkan kejanggalan pada penyidik.”Ada selisih yah antara NJOP dengan fakta di lapangan berkaitan dengan harga tanah. Kita akan dalami kembali,” kata Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (9/11).Terkait pemeriksaan Kepala BPRD DKI, Edi Sumantri dan Kepala KKJP (Kepala Kantor Jasa Penilai Publik), Dwi Haryantono hari ini sebagai saksi kasus itu, Argo menyebut penyidik masih akan menggali pertanyaan seputar NJOP. Mereka akan ditanyakan penetapan NJOP pulau-pulau reklamasi.”Intinya tema yang kita usung ini soal NJOP tentunya kita akan tanya pada yang bersangkutan berkaitan dengan penetapan NJOP, besaran menghitungnya seperti apa. Kemudian kita akan dalami itu, sehingga kita akan ketahui proses seperti apa penentuan NJOP itu sendiri,” ujar Argo.

Bagikan berita ini:
4
10
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar