Teguk Miras Oplosan, 3 Remaja Tewas Seketika

Jumat, 10 November 2017 - 03:47 WIB

FAJAR.CO.ID, BOGOR – Minuman keras (miras) oplosan memakan korban di Bogor. Tiga orang sementara dilaporkan tewas setelah sekelompok remaja menenggak miras oplosan, tadi malam.

Mendapat informasi tersebut, kepolisian pun langsung menyisir sejumlah rumah sakit di Bogor untuk mencari korban lainnya.

“Ada beberapa orang yang tewas, tapi kami belum mengetahui percis berapa jumlahnya. Saya sudah sebar anggota ke seluruh rumah sakit (memeriksa). Di sini (Rumah Sakit Angkatan Udara dr. M. Hassa Toto Lanud Atang Sendjaja) satu yang dirawat,” ujar Kapolsek Bogor Barat Kompol Pahyuni kepada pojokjabar tadi malam.

Kepolisian hingga belum memastikan penyebab kematian. Hanya, kata dia, saat dievakuasi kondisi korban sudah kaku. “Kami masih cari keterangan karena kejadian sudah lewat beberapa jam,” ujar kapolsek.

Sementara itu, berdasarkan sumber yang dihimpun, pada saat kejadian ada yang menyebut di lokasi ditemukan banyak bungkus obat batuk kemasan.

“Keterangan warga di lokasi ditemukan banyak bekas bungkus komik. Ini masih perlu bukti karena menurut dokter harus autopsi di lambungnya untuk membuktikan itu,” ujar Kapolsek.

Kapolsek mengatakan, saat kejadian korban yang meninggal yakni di kontrakan RT 03/01 Kampung Curug, Kecamatan Bogor Barat berjumlah satu orang. Korban ditemukan terbujur kaku, Rabu sore (08/07) sekitar pukul 15.00 WIB.

Lanjut Kapolsek, keluarga yang lain menyelamatkan ke rumah sakit. Hingga tadi malam, warga belum ada yang mau memberikan keterangan. Sedangkan, terkait autopsi keluarga korban menolak.

Berdasarkan informasi sementara, ada dua warga Kota Bogor yang meregang nyawa dalam peristiwa ini. Terakhir, Rabu (08/11) sekitar pukul 22.40 WIB, korban bernama Sofian (23) yang sempat dirawat di RSAU Rumah Sakit Angkatan Udara dr. M. Hassa Toto Lanud Atang Sendjaja meninggal dunia.

Sebelumnya, Danar (22) ditemukan tewas Rabu (8/11) sore sekitar pukul 15.00 WIB. “Sementara hanya dua warga. Ada juga yang meninggal satu lagi di Kecamatan Tajur Halang, tetapi belum kami pastikan penyebabnya,” pungkas Kapolsek.

(pojokjabar)