2018, SYL Jamin KA Berfungsi dengan Baik

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, BARRU–Proyek kereta api trans Sulawesi dipastikan mulai beroperasi akhir tahun 2018 mendatang. Untuk pertama, akan digunakan sebagai kereta api logistik.

Jalur sepanjang 44 kilometer yang menghubungkan Pelabuhan Garongkong di Barru dengan beberapa pabrik semen akan lebih dahulu diselesaikan. Setelah itu akan diteruskan sampai rel sepanjang 145 km lebih.

Kepala Balai Perkeretaapian Wilayah Jawa bagian Timur FJ Arisman Hanefa, mengatakan saat ini badan rel yang terpasang sudah 16 km. Tahun depan rel diusahakan selesai sampai 44 km.

“Sejauh ini, untuk yang 44 km progresnya sudah 72 persen. Untuk operasionalnya sementara kita carikan perusahaan operator atau pengelola sarana,” katanya.

Arisman menjelaskan, kereta api inspeksi yang digunakan didatangkan langsung dari Aceh. Sebab, jenis rel yang ada di sana sama dengan yang dibangun di Sulsel dengan lebar rel 1435 milimeter.“Kalau untuk kereta inspeksi di sini sementara dalam proses pembuatan. Ada dua unit yang akan datang pada bulan Desember ini,” sebutnya.

Untuk uji coba ini, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengakui jika uji coba kereta inspeksi ini menunjukkan keseriusan pemerintah menyelesaikan proyek KA trans Sulawesi. Meski untuk sementara akan digunakan sebagai pengangkut semen dan batubara.

“Tahun 2018 akhir, kereta ini berfungsi dengan baik. Minimal untuk mengangkut semen dan batubara dari dua pabrik yang ada ke Garongkong,” katanya. (rhm/rus)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...