Buntut dari Kasus Setya Novanto, Akbar Tanjung Sebut Golkar Bisa Kiamat

Selasa, 14 November 2017 17:14

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kasus hukum yang menimpa Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto dipastikan bakal berdampak pada elektabilitas partai beringin itu.Wakil Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar, Akbar Tandjung ikut prihatin dengan masalah tersebut. Sebab, kasus hukum tersebut berdampak besar pada keberadaan mantan partai penguasa zaman orde baru itu.”Saya juga tentu sangat prihatin, sangat sedih. Bukan saja prihatin sedih, tapi juga sangat khawatir,  kalau tidak dikatakan takut. Kenapa, dengan adanya kasus yang dialami oleh saudara Novanto memperlihatkan opini publik terhadap Golkar itu mengalami tren penurunan,” ucap Akbar kepada Wartawan di Gedung DPR/MPR, Selasa (14/11).Dijelaskan, suara Golkar makin mengalami tren menurun dan hal itu membuat mantan Ketua DPR RI itu merasa takut. Pasalnya, penurunana suara Golkar sudah menyentuh angka 7 persen.”Kita pun sejak awal reformasi juga terjadi tren penurunan.  Tren penurunan inilah yang saya khawatirkan,  bahkan saya takutkan,  jangan sampai tren penurunan itu terus, sekarang saya dengar sudah sekitar 7 persen,” ujarnya.Menurut sepuh Himpunan Mahasiswa Islam itu, jika tren penurunan suara ini terus terjadi dan menyentuh di bawah 4 persen, maka ia menyebut kondisi tersebut bisa saja dikatakan sebagai kiamat bagi partai Golkar.”Kalau penurunan itu terus 6 persen,  5 persen,  bahkan kemudian bisa di bawah 4 persen. Kalau dia di bawah 4 persen,  boleh dikatakan, ya dalam bahasa saya, bisa terjadi kiamat di partai Golkar ini,” pungkasnya.

Bagikan berita ini:
6
8
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar