3 Keanehan dari Sisi Medis Terkait Kecelakaan Setya Novanto

Jumat, 17 November 2017 21:56
3 Keanehan dari Sisi Medis Terkait Kecelakaan Setya Novanto

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kecelakaan yang dialami Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto banyak menimbulkan kejanggalan. Warganet pun banyak membuat meme lucu sebagai respon sekaligus sindiran dari insiden tersebut.Pihak pengacara menyebutkan kondisi Setya Novanto luka parah dalam insiden itu. Bahkan kepalanya mengalami memar sebesar bakpao dan ada beberapa bercak darah.Pakar Nyeri dan Tulang Belakang dr. Mahdian Nur Nasution, Sp.BS mengungkapkan berbagai kemungkinan luka yang umumnya dialami korban kecelakaan mobil.”Tentu jika duduk di belakang mobil semestinya korban lebih aman jika terjadi kecelakaan dibanding yang duduk di bangku pengemudi atau di bagian depan,” kata Mahdian kepada JawaPos.com, Jumat (17/11).

  1. Posisi Duduk

Seseorang pengemudi atau duduk di bagian depan, akan lebih berbahaya kondisinya jika terjadi kecelakaan. Sebab di bagian depan terdapat setir, dashboard dan kaca.”Kalau di belakang kan terjadi benturan ada terhalang jok. Jadi harusnya kondisinya lebih aman,” papar Mahdian.

  1. Kemungkinan Cedera yang Terjadi

Seharusnya penumpang yang duduk di bagian belakang mobil umumnya mengalami cedera di bagian leher. “Cedera di leher, ini akibat tiba-tiba terjadi lentingan. Cedera sampai patah,” jelasnya.

  1. Trauma Ringan

Mahdian menjelaskan kemungkinan luka trauma akibat benturan yang dialami korban yang duduk di bagian belakang umumnya hanya trauma ringan atau benjol dan memar biasa. Jikapun benturan terjadi di bagian belakang kepala itu hanya terjadi di permukaan kulit tak sampai melukai otak.

Bagikan berita ini:
8
3
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar