Imbas dari Masalah Setnov, Fahri: Presiden Ngga Ngerti Apa-Apa Sih

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengatakan, Presiden Joko Widodo tidak mengerti apa-apa soal masalah yang terjadi di bangsa ini.

Pernyataan Fahri itu atas masalah yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) dengan membuat negara dalam kondisi darurat, dengan menjadikan Ketua DPR RI, Setya Novanto sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Dikatakan, negara Indonesia yang berlandaskan hukum tidak lagi terlihat, dan hanya terjadi kegaduhan hingga negara terlihat dalam posisi darurat.

“Kalau negara hukum itu negara beradap, negara dalam keadaan tenang. Ini juga Presiden (Jokowi-red) ngga ngerti apa-apa sih,” kata Fahri kepada awak media di Gedung DPR, Jumat (17/11).

Negara hukum menurut politisi PKS itu adalah, negara yang aman damai, dan mengutamakan proses hukum dan menunggu hasil dari proses hukum tersebut.

“Negara itu tenang, aturan dimainkan dulu, pengadilan ditunggu, keputusan ditunggu itu baru namanya negara beradap,” terangnya.

Saat disinggung soal maksud ketidaktauan Presiden, Fahri menjelaskan negara dalam kondisi seperti begini, Presiden tidak mengerti akan berdampak pada ekonomi negara, karena semua infestor akan menjauh akibat negara dalam darurat.

“Ini negara dalam keadaan begini, negara darurat kaya gini, apa Presiden ngga ngerti ini akan menghantam ekonomi kita. Ini kan akan menyerang ekonomi kita, karena negara selalu dianggap dalam darurat, apalagi sudah masuk dalam radar asing. Kalau asing sudah membaca negara dalam darurat jangan datang kesini, karena negara dalam darurat,” jelas Fahri.

Fahri berharap masalah ini disudahi secepatnya, agar sistim demokrasi dan kesejahteraan dibangsa ini makin membaik. “Kita semua mau demokrasi kita baik, ekonomi baik, rakyat sejahtera. Ini dibilang darurat, korupsi besar namun kerugian tak mampu dibuktikan,” tutup Fahri. (Aiy/Fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...