Nekat Tipu Polisi, Aksi Faisal Malah Berakhir di Hotel Prodeo

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SIDRAP — Senjata makan tuan, mungkin peribahasa tersebut menggambarkan situasi yang dialami Faisal bin Baharuddin saat digelandang ke Mapolres Sidrap. Alih-alih meraup uang dari tangan Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Anita Taherong, penipu atau Sobis itu malah harus mendekam di sel tahanan.

Aksi penipuan ala Sobis itu nyaris memperdayai Anita Taherong, yang dihubungi seseorang yang mengaku perwira teras Polda Sulsel. Pria yang belakangan diketahui bernama Faisal bin Baharuddin, warga Jalan Landaung, Kelurahan Lautang ini mencatut nama salah satu pejabat kepolisian di Polda Sulsel, Kombes Pol YR.

Pria ini diamankan setelah beberapa waktu lalu kembali nekat mencoba memperdaya Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Sidrap, AKP Anita Taherong. Pelaku mencoba membujuk mantan Kapolsek Pelabuhan Makassar ini menstransfer sejumlah dana ke rekeningnya. Iming-imingnya, dia menjanjikan posisi jabatan strategis dijajaran Polda Sulsel. Namun, AKP Anita sudah curiga sejak awal pelaku mengaku pejabat teras Polda Sulsel.

Mantan Kapolsek Bulukumpa Kabupaten Bulukumba ini pun mencoba menggiring pelaku untuk ditelusuri keberadaannya. Alhasil, polisi tidak butuh waktu lama untuk meringkus Faisal Baharuddin. Pelaku berhasil diciduk di Jalan Landaung yang hanya berjarak 200 meter dari kantor Mapolres Sidrap.

Dalam interogasi petugas, tersangka mengakui perbuatannya telah mencatut sejumlah nama pejabat teras Polda Sulsel untuk melancarkan aksi sobisnya. Pengungkapan pelaku ini tidak lepas peranan dan koordinasi Unit Cyber Krimsus Polda Sulsel. Kebenaran aksi pelaku setelah petugas berhasil melacak nomor-nomor handphone yang selama ini kerap digunakan Faisal dalam melancarkan aksinya.

“Terakhir kita deteksi posisi keberadaan Faisal yang berada di wilayah Sidrap tepatnya di Kecamatan Maritengngae. “Saya tangkap di markasnya, Kecamatan Maritengngae Sidrap, Senin, lalu,” kata Anita, Kamis, (16/11) .

Terpisah, Kapolres Sidrap, AKBP Witarsa Aji tak menampik telah tertangkapnya Faisal itu. Mantan Kapolres Enrekang itu menyebut jika Faisal orang yang paling berbahaya dalam hal ini pencatut nama pejabat teras di Polda untuk mengelabui calon korban di jajaran Polda Sulsel.

Menurut Witarsa, pihaknya kini masih terus mengembangkan kasus itu. “Kami sementara berkoordinasi dengan polda dan polres-polres lainnya untuk mengetahui ada tidaknya korban kejahatan Faisal,”kata Witarsa.

Sebelumnya, dua pelaku penipuan online atau zobis juga mengaku anggota Badan Intelejen Negara (BIN) ditangkap Polsek Dua Pitue, Kabupaten Sidrap, Kamis, 2 November, sekira pukul 04.00 wita.

Pengungkapan kasus penipuan online dengan modus penerimaan masuk anggota BIN terjadi di dua lokasi yakni di Dusun Bottolita, Desa Bulucenrana, Kecamatan Pitu Riawa, dan di Jalan Poros Pare, Kelurahan Salomallori, Kecamatan Dua Pitue. Pelakunya adalah lelaki Zain (25) pekerjaan mahasiswa yang beralamat di Bottolita, Desa Bulucenrana, Kecamatan Pitu Riawa, Sidrap. Kemudian lelaki Nasrullah alias Lanas (21) petani, warga Jalan Poros Pare Kelurahan Salomallori, Kecamatan Dua Pitue Sidrap. (ady)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...