Reboisasi Gagal, Suprianto Malah Temukan Mayat di Gunung Lawu

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAGETAN — Belum selesai menyurvei lahan untuk reboisasi, Suprianto malah dikagetkan dengan sesosok mayat pria tanpa identitas di hutan pinus Gunung Lawu.

Pihak kepolisian, TNI, Perhutani dan relawan Gunung Lawu, Magetan yang menerima informasi dari Suprianto pun bergegas menuju lokasi ditemukannya jenazah itu. Penemuan itu tepatnya di dekat pintu masuk Cemorosewu, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan.

Awalnya petugas mencium bau tidak sedap. Setelah dicari sumber bau, ternyata ditemukan sesosok mayat yang sudah membusuk.

“Mayat terletak di petak 73 RPH Sarangan, BKPH Lawu Selatan KPH Lawu DS,” ujar Suprianto yang merupakan petugas Perhutani itu.

Saat ditemukan kondisi jenazah berjenis kelamin laki-laki tersebut, sudah membusuk dan wajahnya sudah tak bisa dikenali.

Bahkan bagian kaki, tangan dan kepala hanya tinggal tulang belulang saja.

Petugas kepolisian dari Polres Magetan, Polsek Plaosan, dan puskesmas setempat, melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Diduga korban sudah tewas lebih dari satu bulan. Petugas belum bisa memastikan, apakah dia seorang pendaki atau tidak, termasuk penyebab kematian korban,” tutur AKP Ruwajianto, Kapolsek Plaosan.

Setelah melakukan olah TKP, petugas kemudian mengevakuasi jenazah korban.

Jenazah dibawa ke rumah sakit umum daerah setempat untuk autopsi mengetahui penyebab kematian korban.

Petugas menghimbau kepada warga maupun saudara yang kehilangan anggota keluarganya, agar menghubungi pihak Kepolisian Magetan. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...