Jatuh ke Sungai, Dua Orang Belum juga Ditemukan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MUARA TEWEH – Peristiwa memilukan terjadi di Kabupaten Barito Utara dalam dua hari terakhir. Dua orang tenggelam di lokasi berbeda. Korbannya seorang bocah Nuravika (3,5) dan kakek, Barlin (60).

Nuravika (3,5) terjatuh dari lanting dan tenggelam di Sungai Barito Sabtu (18/11) pagi, sekitar pukul 08.00 WIB. Informasi dihimpun, kejadian tersebut bermula saat ibu korban berinisial YR sedang mencuci di sebuah rumah lanting (rumah terapung) yang letaknya dekat dengan jembatan KH Hasan Baseri, Kelurahan Jingah Kecamatan Teweh Baru Kabupaten Batara.

Mengetahui kalau sang buah hati terjatuh ke sungai, lantas YR meminta pertolongan kepada masyarakat yang ada di sekitar lokasi. Namun setelah dilakukan pencaharian dan penyisiran di Sungai Barito oleh pihak keluarga, masyarakat dan pihak kepolisian korban belum juga berhasil ditemukan.

Kapolsek Teweh Tengah, AKP Guntur Tri Bawono Sik yang dikonformasi wartawan membenarkan tentang tenggelamnya bocah bernama Nuravika tersebut di sungai Barito.

“Hal ini dilaporkan masyarakat dan anggota telah kelokasi serta ikut membantu melakukan pencarian.Namun hingga samapai saat ini (pukul 14.30 WIB,Red) korban masih belum ditemukan,” kata Kapolsek.

Meski demikian kata dia, upaya pencaharian terhadap bocah berumur 3,5 tahun ini terus dilakukan. “Tim pencari terus menyisir Sungai Barito untuk mencari korban dengan alat trasportasi air. Semoga saja korban bisa secepatnya kita temukan,” ujarnya.

Sementara itu, di Desa Banangen V, Kecamatan Teweh Timur Jumat (17/11), Barlin meninggal tenggelam di Sungai Teweh.

Berdasarkan keterangan kerabat korban bernama Thole Sunarman, awalnya korban meninggalkan rumah untuk jalan-jalan di desa sejak pagi hari. Namun hingga sore korban tak kunjung pulang ke rumahnya.Oleh keluarganya lantas dicari ke sejumlah tempat di desa itu.

“Korban ditemukan meninggal sekitar 300 meter dari rumahnya, di dalam parit yang terendam banjir (Sungai Teweh) dengan ketinggian 3 meter, sekitar pukul 21.00 WIB,” ujar Thole Sunarman, Sabtu (18/11).

Diduga korban yang kabarnya dalam keadaan tidak sehat waktu itu, saat berjalan,langkah kakinya masuk ke dalam parit, lalu terjatuh dan tenggelam.

“Hari ini korban dimakamkan di desa,” kata kerabat korban. (viv/vin)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...