Kapal Tabrak Perahu, Satu Nelayan Tewas dan Satu Menghilang

Minggu, 19 November 2017 - 22:56 WIB

FAJAR.CO.ID, LUWU — Kecelakaan tabrakan perahu nelayan asal Balambang, dengan kapal nelayan asal Desa Tirowali Kecamatan Ponrang menelan korban. Dari lima korban tabrakan, tiga diantaranya mengalami luka-luka, satu orang tewas dan satu orang lainnya dinyatakan hilang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu dibantu masyarakat, TNI dari Kodim 1403/Swg Palopo dan personil Polres Luwu masih terus melakukan pencarian korban nelayan Balambang Desa Raja yang hilang di perairan Teluk Bone.

Menurut keterangan Sekretaris BPBD Luwu, Hasta Bulu mereka bergerak melakukan pencarian menggunakan perahu nelayan setempat.

“Saya tidak ikut, saya masih standby di darat menunggu Basarnas. Yang turun nelayan, beberapa personil BPBD dibantu anggota TNI dan Polri,” ujarnya.

Keterangan saksi korban yang selamat, Makmur (30) kepada tim yang turun menyebutkan lokasi terjadi kecelakaan masih diperairan dalam Teluk Bone Minggu (19/11/2017).

Diketahui, perahu yang ditumpangi lima nelayan Balambang Desa Raja Kecamatan Bua Kabupaten Luwu ditabrak kapal nelayan asal Desa Tirowali Kecamatan Ponrang Sabtu (19/11/2017) malam.

Akibat kecelakaan itu, tiga nelayan Balambang mengalami luka-luka, satu meninggal dunia atas nama Aprianto (18) seorang pelajar SMA Negeri 1 Bua dan satu nelayan dinyatakan hilang sampai saat ini.

Sebelum dilakukan pencarian Minggu siang, korban meninggal dunia Aprianto telah dikebumikan sekira pukul 11.30 Wita. Tangis histeris oleh keluarga korban menyertai pemberangkatan jenazah Aprian ke pemakaman. (Wan)