Disbudpar Sulsel Sasar Puncak Makkaroewa Jadi Destinasi Andalan Sulsel

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAROS — Sulawesi Selatan memiliki berbagai destinasi wisata andalan, semisal Toraja, Bira, Bantimurung dan Rammang-rammang. Tak berhenti disitu, Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (Disbudpar) Sulsel pun menyasar pengembangan potensi  wisata andalan lainnya yakni Puncak Makkaroewa di Kabupaten Maros.

Selama dua hari, Sabtu dan Minggu, 18-19 November, tim Disbudpar berada di Desa Labuaja, tempat Puncak Makkaroewa berada. Observasi ditempuh. Potensi ditelisik.

Hasilnya, menurut Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Disbudpar Sulsel, Andi Fatimah, Puncak Makkaroewa bisa dijadikan fokus pengembangan selanjutnya.

“Awalnya saya hanya melihat gambarnya. Rasanya tak percaya karena hampir sama dengan objek di Yogyakarta. Tetapi saya sudah lihat langsung. Bagus betul,” ucapnya.

Puncak Makkaroewa adalah destinasi wisata alam. Berada di ketinggian. Dikelilingi hutan pinus. Berbagai spot buatan dikreasikan oleh kelompok sadar wisata setempat. Lokasi itu pun jadi favorit berfoto, terutama kaum muda.

Kepala Desa Labuaja, Nurbaeti Lanti menjelaskan, pembenahan Puncak Makkaroewa baru dilakukan beberapa bulan ini. Anak-anak muda di sana yang menjadi pelopornya. Sekaligus pengelolanya. Kini sudah menghasilkan pendapatan asli daerah.

“Dalam waktu singkat juga sangat terkenal di media sosial. Dua pekan lalu Puncak Makkaroewa bahkan mengantar Labuaja menjadi juara desa berdaya tarik wisata tingkat provinsi,” tutur Nurbaeti.

Pihaknya pun berharap Puncak Makkaroewa semakin mendapat perhatian pemerintah. (fik)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...