Demokrat Punya Pembeda di Pilgub Sulsel

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Keputusan Partai Demokrat tetap berada di pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) membuktikan jika partai bentukan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini masih bebas dari berbagai tekanan. Bila sebagian parpol diduga masih di bawah “telunjuk” penguasa, dan mementingkan politik transaksional, Demokrat justru tampil beda. Di bawah kendali SBY, pengambilan keputusan partai ini benar-benar berjalan demokratis. Tidak ada kesan otoriter, apalagi sampai memaksakan sesuatu. Semua tetap harus melalui keputusan majelis tinggi yang beranggotakan sejumlah politisi senior di partai berlambang Mercy ini. Itu sebabnya, pengambilan keputusan Demokrat mendapat sanjungan dari Ichsan Yasin Limpo (IYL) saat memberikan sambutan di Rakor Tim Pemenangan IYL-Cakka, sehari sebelumnya di Makassar. Di mata mantan Bupati Gowa dua periode ini, Demokrat sangat teratur dalam memutuskan sikap di pilkada. “Terus terang, saya pernah di Golkar dan saya ikuti proses pengambilan keputusan di Demokrat. Jujur, Demokrat merupakan partai yang sangat apik dan teratur soal pengambilan keputusan. Kita harus akui itu,” puji IYL yang sebelumnya diberikan surat tugas oleh DPP Demokrat. Sebelum penentuan resmi yang diputuskan majelis tinggi DPP Demokrat, Selasa (21/11/2017) hari ini, IYL sempat mengungkapkan jika peluang mendapat rekomendasi DPP masih fitty-fitty. Apalagi, sejak dulu sampai sebelum rapat majelis tinggi, masih ada upaya pihak tertentu yang mencoba mengganggu internal Demokrat. Seperti diberitakan, hasil rapat majelis tinggi yang dipimpin SBY di kediaman pribadinya di Cikeas, Selasa (21/11/2017) sore, secara bulat memutuskan IYL-Cakka sebagai jagoan partainya di Pilgub Sulsel. Bahkan, apapun sikap yang ditempuh Mr Komitmen, partai ini tidak akan berpaling ke kandidat lain. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Syarifah Fitriani

Comment

Loading...