Menantu Bupati Takalar Bantah Aniaya Jaksa

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Usai jadi korban pemukulan, Taswin Imransyah (43) yang merupakan jaksa di Kejaksaan Tinggi Sulselbar, ambil tindakan dengan melaporkan Andi Armal (bukan Armar) ke Polsek Panakkukang. Andi Armal sendiri merupakan menantu Burhanuddin Baharuddin, bupati Takalar.

Taswin mengaku dipukul Armal setelah membicarakan perkara korupsi yang menempatkan Burhanuddin sebagai tersangka.

Armal yang dikonfirmasi memiliki versi berbeda. Dia menyebut sama sekali tidak melakukan penganiayaan terhadap Taswin.

"Yang terjadi adalah kami adu mulut. Saling dorong kemudian dia terjatuh. Kepalanya membentur meja," kata alumnus Fakultas Pertanian Unhas, Rabu (22/11/2017).

Armal mengaku telah dimintai keterangan di Polsek Panakkukang. Tak hanya itu, dirinya juga melaporkan balik Taswin.

"Demi hak dan rasa keadilan, saya juga melaporkan dia. Yang kena penganiayaan justru saya," ucanya.

Menurut Armal, secara psikologis, dirinya tidak akan membuat onar di rumah orang lain.

"Sebagai tamu, saya atau bahkan kita semua akan pikir-pikir jika harus membuat onar di rumah orang. Kompleks perumahan lagi. Bisa mati dibunuh massa jika saya berani berbuat ricuh dengan sengaja," tambahnya.

Lantas, apa materi pembicaraan yang mereka bahas sehingga terjadi percekcokan ini? Mengapa pula ia datang bertamu ke rumah staf kejaksaan.

"Nantilah kita liat perkembangan pemeriksaan. Saya sudah jelaskan semuanya. Saya percaya kepolisian mampu menyelesaikan kasus ini secara terang benderang," imbuh Armal. (san)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Syarifah Fitriani


Comment

Loading...