Barang Ilegal dari Malaysia Langsung Dibakar


FAJAR.CO.ID, TARAKAN – Sejumlah media pembawa hama dan tumbuhan berbahaya dimusnakan oleh Balai Karantina Pertanian Kelas II Tarakan, kemarin (23/11). Kepala Balai Karantina kelas II Tarakan, Amril S.sos mengatakan, barang yang dimusnahkan ini merupakan tangkapan dari barang-barang yang disita dari Mei hingga Oktober 2017.Setidaknya, ada 8 jenis barang yang terjadi dari daging, bibit tanaman, sayuran yang dimusnahkan di kantor Balai Karantina Pertanian Kelas II yang berada di Jalan Jendral Sudirman sekira pukul 09.00 Wita. Pemusnahan itu pun dilakukan dengan cara dibakar dalam mesin incinerator. Kemudian, khusus benih dan bibit tanaman dibakar di dalam drum.“Pemusnahan yang kita lakukan ini merupakan hasil kerja teman-teman di lapangan. Hasil sitaan di Bandara dan Pelabuhan, rata-rata barang dari Malaysia,” ujar Amril kepada Kaltara Pos, kemarin.Lanjut dia, dengan pemusnahan ini maka Balai Karantina Pertanian sudah melakukan 4 kali pemusnahan dalam tahun ini. Alasan dilakukan penahanan karena media pembawa penyakit tersebut tidak dilengkapi dengan sertifikat kesehatan dari negara asal sehingga bisa mengancam masuk dan menyebarkan penyakit hewan serta tumbuhan.Hal ini didasarkan pada UU no.16 tahun 1992 tentang karantina hewan ikan dan tumbuhan pada pasal 5. Kata dia, di dalam aturan itu dijelaskan setiap media pembawa hama dan penyakit hewan karantina pengganggu tumbuhan yang dimasukan ke wilayah NKRI wajib dilengkapi sertifikat kesehatan dari negara asal, serta melalui tempat pemasukan yang ditetapkan.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...