Emil Dardak Tinggalkan PDIP, Pareira: Ngga Etis

Jumat, 24 November 2017 15:00
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Bupati Trenggalek, Emil Dardak secara resmi telah berpamitan dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan untuk dampingin Khofifah Indar Parawangsa di Pilgub Jawa Timur (Jatim) sebagai calon Wakil Gubernur di Pilkada 2018 nanti.Keputusan suami artis Arumi Bachsin ini otomatis melawan partai yang mengantarnya ke kursi Bupati Trenggalek. Pasalnya, DPP PDIP telah memberikan rekomendasi kepala Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Abdullah Aswar Anas.Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira membenarkan kabar Emil Dardak meninggalkan partai dan maju sebagai Wakil Gubernur Jatim dampingi Khofifah. Menurut Pareira, keputusan Emil ini tidak ada masalah buat partai, namun, disayangkan Emil baru saja memimpin Trenggalek selama dua tahun.”Itu beliau (Emil-red) sudah bertemu dengan Ketua Umum (Megawati-red) untuk menyampaikan keinginan dia,” kata Pareira di ruang kerjanya Nusantara I, DPR RI, Jumat (24/11).Dikatakan Pareira, dirinya sangat menyangkan keputusan Emil yang meninggalkan jabatan Bupati demi mendapatkan jabatan baru sebagai Wakil Bupati Jawa Timur.”Pak Emil ini baru dua tahun diusul PDIP sebagai Bupati Trenggalek dan kini tinggalkan jabatan untuk mendapat jabatan baru sebagai Wagub Jatim,” ujarnya.Keputusan Emil ini dikatakan telah menyalahi etika dalam partai, dan dipastikan sudah keluar sebagai kader partai. Meski sudah menemui Ketua Umum, anggota DPR Dapil NTT ini mengakui itu adalah keputusan yang tidak etis.

Bagikan berita ini:
8
6
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar