Nahas! Janda Muda Digilir Tiga Pemuda Dirumah Sendiri

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SUMENEP – Nahas bagi janda muda WY (inisial), 22, warga Dusun Rabe, Desa Angkatan, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Sumenep. Jumat lalu (10/11), di rumahnya sendiri, dia diduga diperkosa secara bergiliran oleh tiga pemuda. WY lantas melaporkan dugaan tindak asusila itu ke polisi.

WY melapor ke polisi beberapa jam setelah pemerkosaan. Polisi menindaklanjuti laporan itu dengan melakukan pengejaran terhadap tiga orang yang diduga pelaku. Hasilnya, Kamis (23/11), polisi berhasil menangkap salah seorang yang diduga pelaku pemerkosaan. Yaitu, Kholil Rahman, 25, warga Dusun Ngomber, Desa Laok Jangjang, Kecamatan Arjasa.

Kholil Rahman lantas ditetapkan jadi tersangka pelaku pemerkosaan dengan dasar laporan LP 35/XI/2017/JTM/RESSMP/SEKKGN/10 November. Dia diancaman pasal 285 KUHP. Sementara dua orang lainnya belum diketahui keberadaannya sehingga masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Tersangka diduga merencanakan aksinya. Mereka mendatangi korban saat sedang mandi. Tersangka Kholil Rahman masuk mengetuk pintu. Dia mengajak korban berhubungan intim layaknya suami istri. Namun korban menolak dan berontak. Panik, korban berteriak minta tolong.

Namun tersangka sigap menyeret dan menutup mulut korban. Dengan cepat dua orang lainnya datang membantu. Korban diseret ke kamar mandi dan dibaringkan di lantai. Kholil Rahman beraksi memerkosa korban.

Selanjutnya, giliran dua orang lainnya bergantian melampiaskan nafsunya kepada korban. Korban tidak berdaya. Mulutnya ditutup dan tidak bisa berteriak. Beberapa menit kemudian, tersangka melarikan diri.

Kapolres Sumenep AKBP Joseph Ananta Pinora melalui Kasubbaghumas AKP Suwardi mengungkapkan, penangkapan tersangka pelaku pemerkosaan dilakukan tim Resmob Polsek Kangean. ”Setelah keberadaan tersangka diketahui, anggota langsung bergerak cepat melakukan penangkapan. Tersangka menyerah dan tidak melakukan perlawanan,” katanya.

Polisi terus melakukan pengembangan penyidikan. Dua tersangka akan terus dicari. Pihaknya berharap, dua tersangka menyerahkan diri. Jika melakukan perlawanan, polisi akan melakukan tindakan tegas. ”Sebab pelaku kejahatan meresahkan masyarakat,” tandasnya. (Fajar/JPR)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...