Salahi Prosedur, ACC Bakal Gugat Kejati Sulsel

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Keputusan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel yang telah mengeluarkan Surat Penghentian Penyidikan (SP3) pada kasus dugaan korupsi pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) di Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep memicu reaksi keras dari Anti Corruption Committe (ACC) Sulawesi. Bahkan dalam waktu dekat ini ACC akan menyiapkan upaya gugatan kepada Kejati Sulsel. Kepala Bidang Data dan Investigasi ACC Sulawesi, Wiwin Suwandi mengungkapkan, penerbitan SP3 tersebut diduga menyalahi prosedur. Terutama terkait kerugian negara dalam kasus tersebut. “Kita akan melakukan upaya praperadilan. Makanya kita akan melayangkan surat untuk meminta salinan pemberhentian penyidikan SP3. Alasan SP3, katanya didasari dan dilakukan karena tidak ada kerugian negara sesuai dengan hasil audit BPK,” tukas Wiwin Suwandi, Minggu (26/11). Wiwin mengaku hingga hari ini salinan SP3 Alkes Pangkep ini belum diberikan oleh Kejaksaan Tinggi. “Sampai sekarang kita belum diberikan salinan SP3 itu. Padahal itu hak kami. Surat itu merupakan dasar kami pengajuan Praperadilan,” tandasnya. Menurut Wiwin, pengembalikan kerugian negara dalam kasus ini, dilakukan saat perkara dalam proses di penyidikan. Dan sesuai aturan, pengembalian kerugian negara tersebut, tidak bisa menjadi dasar untuk menghentikan kasus Alkes Pangkep. Wiwin juga akan melaporkan masalah ini ke Komisi Kejaksaan (KOMJAK). Alasannya, SP3 kasus Alkes Pangkep, perlu ditelusuri dan sarat dengan tanda tanya. ”Penyidik kasus ini harus diperiksa. Apa alasan mereka Sp3. Ini menjadi tanda tanya besar dan patut diungkap,” tukasnya.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan