17 Desa di Sidoarjo Terendam Banjir

Kamis, 30 November 2017 08:25

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo menyatakan status tanggap darurat untuk banjir di Kota Delta. Status tersebut ditetapkan berdasarkan hasil keputusan rapat seluruh stakeholder di Pemkab Sidoarjo. Sebelumnya status banjir adalah siaga.Kepala BPBD Dwijo Prawito mengatakan status tersebut berlaku mulai Rabu (29/11). Alasannya karena banjir yang melanda sudah mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang terdampak. Tidak hanya Porong, banjir juga meluas di Tanggulangin dan Candi.“Total ada 17 desa di tiga kecamatan yang wilayahnya terendam banjir,” ujarnya.Belasan desa tersebut adalah Desa Pesawahan, Candi Pari, Wunut, Kesambi, Pamotan dan Desa Kedungboto di Kecamatan Porong. Berikutnya Desa Karang Tanjung, Balongdowo, Sumorame,  Balonggabus dan Kali Pecabean di Kecamatan Candi. Sedangkan Kecamatan Tanggulangin adalah di Desa Kedensari, Kalitengah, Ganggang Panjang, Ketegan, Randegan, Ketapang dan Kali Sampurno.Ketinggian banjir di masing-masing kecamatan itu berbeda-beda. Di Kecamatan Porong berkisar antara 50 hingga 70 cm, Tanggulangin 20 hingga 30 cm, dan Candi 40 hingga 50 cm.BPBD menempatkan posko di masing-masing kecamatan, yakni di Desa Candi Pari, Sumorame, dan pasar wisata Tanggulangin. Dengan berdirinya posko ini, Dwijo berharap masyarakat bisa mengungsi ke posko. Sebab saat ini masih banyak warga yang memilih untuk bertahan tinggal di rumah masing-masing.Selain itu pihaknya juga menyiapkan anggaran sebesar Rp 3,7 miliar dari belanja tak terduga. “Bantuan diberikan setelah ada validasi data,” jelasnya.

Komentar


VIDEO TERKINI