Tak Kunjung Dibayar, Warga Pagar Lahan Kereta Api

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, BARRU — Warga Desa Nepa Kecamatan Mallusetasi Kabupaten Barru kembali melakukan aksi pemagaran di lahan Proyek Kereta Api Trans Sulawesi, Kamis (30/11/2017). Itu mereka lakukan lantaran hak ganti rugi lahan belum juga dikucurkan oleh pemerintah.

Rusman, putra salah seorang pemilik lahan di desa tersebut mengaku kecewa karena tak juga ada penyelesaian pembebasan lahan. Padahal, lahannya sudah ditimbun material proyek rel kereta api.

“Ini sudah beberapa kali kami lakukan, tapi tidak ada kejelasan kapan hak kami dibayar,” katanya.

Kata dia, pernah dilakukan pemagaran namun terpaksa dibuka dengan kesepakatan pembayaran segera diselesaikan. Namun belakangan tak ada tanda-tanda penyelesaian. (rus/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...