Delapan Pendaki Diserang Ratusan Lebah Beracun


FAJAR.CO.ID — Pendaki yang datang dari berbagai daerah menjadi korban serangan sekaligus sengatan lebah jenis apis dorsata atau tawon gung saat turun dari puncak Gunung Pawitra, kemarin (2/12/2017).Risti, 19, salah seorang korban, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.00.Saat itu, dia bersama rekannya, Fata Wijaya, 25, hendak turun dari puncak Gunung Penanggungan di Desa Tamiajeng, Kabupaten Mojokerto, Jatim, setelah menginap semalam.Apes, di tengah perjalanan, tepatnya di antara pos 5 dan 4, mereka malah menjadi korban serangan ratusan hingga ribuan lebah.”Awalnya saya dengar suara minta tolong dari bawah, dan tidak tahu kalau ada serangan lebah. Saya mau menolong, tapi malah ikut-ikut jadi korban, ” kata Risti kepada Jawa Pos Radar Mojokerto di pos 1 pendakian Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas.Hampir semua bagian tubuh korban menjadi sasaran sengatan lebah. Bahkan, inisiatif keduanya untuk mengusir lebah dengan menyalakan api gagal.”Lebahnya malah makin banyak dan tak mau pergi. Pokoknya, ada sekitar sepuluh sengatan,” tutur warga asal Mojoagung, Kabupaten Jombang, tersebut.Akibat sengatan lebah beracun itu, tubuh korban bentol-bentol, nyeri, dan sedikit demam.Kendati sudah dilakukan pertolongan pertama dengan diolesi minyak tawon, mereka masih merasakan sakit di sekujur tubuh.Sesekali, mereka mual-mual, pusing, dan panas luar dalam.”Banyak disengat di bagian tangan, lengan, dan punggung,” ungkapnya.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar