Cadas! Berani Kritik Hadis, Abu Janda Diam Diskakmat Mahfud MD

Rabu, 6 Desember 2017 03:38

FAJAR,CO.ID, JAKARTA- Penggiat sosial media, Permadi Arya alias Abu Janda al-Boliwudi mendapat kritikan dari  Mohammad Mahfud M.D di Indonesia Lawyers Club (ILC) yang disiarkan Tv One, Selasa (5/12) malam.Awalnya, permadi mencoba mengritik hadis tentang bendera atau panji Rasulullah yang diutarakan Felix Siauw.Kurang lebih arti dari hadis yang dipaparkan Felix Siau berbunyi, “Sesungguhnya bendera Rasulullah SAW itu warnahnya putih dan panjinya berwarnah hitam,” dalam hadis lain menyebut, tertulis di dalam bendera itu adalah La ilaha illallah Muhammadarrasulullah. Kata Abu Janda, Hadis tersebut punya potensi doif alias hadis palsu karena ditulis 200 tahun pasca wafatnya Rasulullah.”Yang saya tahu sebagai seorang Muslim, hadis itu baru ada 200 tahun setelah Rasulullah wafat, banyak yang doif, banyak yang palsu juga, jadi itu nggak bisa dijadikan pegangan,” kata Abu Janda.Mahfud MD menilai, apa yang dikatakan Abu Janda  justru bertentangan dengan tradisi Nahdatul Ulama (NU) yang selama ini terjaga.Kata Mahfud MD, hadis tersebut justru terdapat di dalam kitab-kitab NU yang dihimpun secara resmi dalam Ilmu mustalah hadits atau ilmu yang dipakai untuk mengetahui keadaan rawi.”Wah ini sangat bertengangan dengan tradisi NU, justru NU mengembangkan hadis itu dan tahu bahwa hadis itu ditulis dan ditelilti secara resmi dalam ilmu-Ilmu mustalah hadits. Di NU tahu bahwa hadis itu dihimpun 200 tahun, tapi di pasantren, ini dipercaya.” Papar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2008-2013 itu.

Bagikan berita ini:
10
9
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar