Jendral Gatot Merasa tidak Melanggar Etika

Rabu, 6 Desember 2017 16:28

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo melakukan rotasi terhadap 85 perwira tinggi militer. Gatot menegaskan, rotasi tesebut sudah melalui proses yang benar. Menurut Gatot, rotasi yang dilakukannya tidak melanggar prosedur.

Sebab, dirinya melakukan rotasi itu pada tanggal 4 Desember, bersamaan dengan Marsekal Hadi Tjahjanto ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Panglima TNI.
“‎Itu ditandatangai, kemudian saya ditelpon Pak Mensesneg menyampaikan bahwa menyerahkan surat Presiden kepada DPR,” ujar Gatot saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (6/12).
Oleh sebab itu, Gatot mengaku sama sekali tidak tahu bahwa pada tanggal 4 Desember tersebut, Presiden Jokowi sudah menunjuk Marsekal Hadi sebagai penggantinya.
“Jadi saya sama sekali tidak tahu, dan tidak melanggar etika,” katanya.
Oleh sebab itu, Gatot merasa tidak ada prosedur yang dilanggar. Sebaliknya, adanya pelanggaran, misalnya, jika dia melakukan rotasi pada tanggal 5 Desember sehari setelah Mensesneg Pratikno menyampaikan surat ke DPR.

Bagikan berita ini:
1
8
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar