Meme Abu Janda Viral, di Sosial Media Garang, di ILC bak Macan Tanpa Taring

Rabu, 6 Desember 2017 14:59

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Penampilan penggiat sosial media Permadi Arya alias Abu Janda Al-Bolwudi di Indonesia Lawyers Club (ILC) TV One pada Selasa (6/12) malam, menuai bully-an dari seantoro netizen di Indonesia. Bahkan sejumlah meme berupa sindiran terhadap pria yang mengaku diri sebagai Ustad ini, tersebar masif di linimassa.

Gara-garanya, Abu Janda dinilai memaparkan bukti palsu soal bendera Rasulullah. Mula-mula Abu Janda atau Permadi Arya ini mengklaim, jika panji atau bendera Rasulullah bukan merupakan bendera yang dipakai oleh peserta reuni 212 pada 2 Desember 2017 lalu, yang bertuliskan kalimat tauhid. Kata Abu Janda, bendera Rasulullah hingga kini berada di Museum Islamik di Istanbul Turki.

“Saya katakan ini adalah panji Rasulullah, ini banyak sumber kredibelnya. Ini barang aslinya ada di Islamik Museum di Istanbul Turki, itu bahkan di kutipan sejarah itu jelas, bahwa nabi menyerahkan bendera ini kepada Ali Radiallahu’an. Jadi jelas sejarahnya.” Kata Abu Janda sembari memperlihatkan gambar Bendera tersebut yang sudah dipersiapkannya.

Menanggapi itu, Felix Siauw mengklarifikasinya ketika dipersilahkan untuk berbicara. Menurut pria berdarah Tionghoa ini, Abu Janda telah melakukan kebohongan publik, sebab kata Felix, gambar yang diperlihatkan oleh Abu Janda merupakan bendera dari peninggalan Turki Utsmani.

“Bendera yang tadi disampaikan itu bukan bendera Rasulullah, itu bendera Ustmani, makanya itu berarti sebuah kebohongan publik,” kata Felix.

Felix Siauw mengatakan, selama 15 kali melakukan perjalanan ke Turki, tak ada satu pun bendera seperti yang diungkap Abu Janda yang terdapat di Museum Islamik Senter di Istanbul Turki.

“Kalau orang panik gitu ya, jeram yang ngambang saja mereka ambil, jadi gini, data yang tadi disampaikan itu data fatal. Saya ke museum itu sudah 15 kali, dan tidak ada satupun bendera Rasulullah yang dipajang di sana,” kata Felix.

Ustad Felix juga membeberkan beberapa hadis Nabi yang berbicara soal panji Rasulullah bertuliskan kalimat Tauhid. Namun lagi-lagi hadis itu dikatakn hadis palsu oleh Abu Janda. Kata dia, Hadis soal Riya atau bendera Rasulullah yang diutarakan Felix, adalah hadis yng ditulis setelah 200 tahun wafatnya Rasulullah hingga tidak layak untuk dijadikan pegangan.

Klaim Abu Janda kembali ditekuk oleh Mahfud MD lewat video live dari Jogjakarta.

Mahfud MD menilai, apa yang dikatakan Abu Janda  justru bertentangan dengan tradisi Nahdatul Ulama (NU) yang selama ini terjaga.

Kata Mahfud MD, hadis tersebut justru terdapat di dalam kitab-kitab NU yang dihimpun secara resmi dalam Ilmu mustalah hadits atau ilmu yang dipakai untuk mengetahui keadaan rawi.

“Wah ini sangat bertengangan dengan tradisi NU, justru NU mengembangkan hadis itu dan tahu bahwa hadis itu ditulis dan ditelilti secara resmi dalam ilmu-Ilmu mustalah hadits. Di NU tahu bahwa hadis itu dihimpun 200 tahun, tapi di pasantren, ini dipercaya.” Papar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2008-2013 itu.

Alhasil, Netizen menilai Abu Janda alias Permadi Arya hanya garang di sosial media. Sejumlah meme berupa sindiran pun tersebar luas hingga Rabu (7/12/2017) soreh.

Berikut sejumlah meme yang dihimpun FAJAR.co.id

Foto memperlihatkan Abu Janda bak Singa di Sosial media, ketika di ILC, seperti Macan tanpa taring.
Foto memperlihatkan Abu Janda ditertawain Felix Siauw ketika beberkan fakta yang salah.
Foto: Di Sosial media ngaku Ustad, di TV nggak mau ngaku Ustad
Foto: Abu Janda ditertawain Fadli Zon dan Fahri Hamzah yang saat itu juga ikut hadir

Bagikan berita ini:
7
5
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar