Pemprov Sulsel Alokasikan Rp20 Miliar Dana Hibah ke Kabupaten dan Kota

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemprov Sulsel mulai mengalokasikan anggaran hibah dalam APBD 2018 sekitar Rp 20 miliar, kepada kabupaten dan kota di kawasan Sulsel yang memerlukan bantuan.

Menurut Sekprov Sulsel, Abdul Latif, total nilai bantuan tersebut mengalami kenaikan jika dibanding tahun 2017. Hanya saja, ia tidak mengetahui persis margin kenaikannya.

“Kurang lebih Rp20 miliar. Ada kenaikan, tapi belum tahu berapa presentasinya,” kata Abdul Latif, Rabu, (6/12/2017).

Sekprov juga menguraikan bahwa untuk mendapatkan bantuan, tim dari pemprov akan melihat lebih dahulu kelaikan daerah tertentu yang mengajukan permohonan bantuan. Dicontohkan, seperti Kabupaten Pinrang yang akan menggelar Porda tahun 2018, bisa mendapat bantuan jika memang butuh lapangan olahraga.

“Pengajuan daerah yang dianggap layak oleh tim, baik itu dari segi kegiatannya maupun besarannya. Itu yang kita minta ke TPAD untuk dimasukkan pertimbangan kepada bapak gubernur. Katakanlah Pinrang, butuh lapangan olahraga karena Porda, bisa minta ke kita,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Sulsel, Andi Arwin Azis menjelaskan, secara umum, dana hibah terbagi menjadi dua, yaitu dana hibah berulang dan tidak berulang.

“Hibah berulang itu seperti hibah KONI, Pramuka, PMI, dan beberapa yang lainnya. Kalau yang tidak berulang itu seperti bantuan pembangunan rumah ibadah dan sejenisnya,” terangnya.

Menurutnya, diluar Dana BOS, total dana hibah Sulsel dalam APBD Pokok 2017 nilainya mencapai Rp 181 miliar. Jumlah itu diperuntukkan khusus untuk lembaga atau organisasi dan rumah ibadah. (yudha/inikata/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment