Daerah

Ketika Suami Gabung Komunitas Berselingkuh dengan Istri Teman

FAJAR.CO.ID, MALANG – Perempuan cantik dan memiliki tubuh seksi itu belum tentu memperoleh jodoh yang baik hati. Bisa jadi, jodohnya malah sebaliknya. Seperti yang dialami Sephia (31).

Waarga Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, itu bernasib buruk. Wajah cantiknya tak sejalan dengan nasibnya. Sebab, suaminya, Donwori (34), ringan tangan.

Donwori sering melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

”Ya, awal-awal menikah dulu Donwori begitu baik. Namun, setelah usia pernikahan kami menginjak dua tahun, konflik pun setiap hari ada,” ujar Sephia beberapa waktu lalu.

Sebenarnya, Sephia sangat mencintai Donwori. Namun, semenjak tergabung dalam Komunitas Berselingkuh Dengan Istri Teman (Beriman), Donwori jadi suka uring-uringan.

”Saya memang tahu kalau suami saya termasuk dalam komunitas Beriman. Namun, saya cinta, Mas. Jadi, saya mau bertahan,” ujar Sephia.

Meski begitu, sekuat-kuatnya bertahan, Sephia akhirnya menyerah juga.

Sebab, semakin lama Sephia jadi sansak hidup pria yang bertampang pas-pasan itu. Kadang-kadang, piring bisa terbang ke wajah Sephia kalau Donwori kumat uring-uringannya.

”Ya, kalau saya protes pengen disayang-sayang, Donwori langsung muntab. Barang pecah belah pun bisa ludes karena dilempar dan dibanting. Makanya sudah nggak kuat lagi kalau harus babak belur setiap hari,” ujarnya.

Melihat kondisi anaknya yang sering memar-memar di bagian wajah dan tubuh, orang tua Sephia menyarankan mereka bercerai.

Sephia pun menerima masukan dari orang tuanya dan mengajukan gugatan cerai di Pengadilan Agama (PA) Kota Malang.

”Meski sudah menikah selama empat tahun, cukup sampai di sini saja, Mas. Mungkin nanti ada laki-laki lain yang tulus mencintai saya,” ujar Sephia.

(Fajrus Shidiq/Kholid Amrullah/Dwi Lindawati/Radar Malang/JPNN)

 

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!