Internasional

PM Israel: Banyak Negara Bakal Susul AS Akui Yerusalem

Presiden AS, Donald Trump, dan Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu. (Foto: AFP)

FAJAR.CO.ID — Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, sudah berani membuat klaim bahwa keputusan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, terkait Yerusalem bakal segera diikuti banyak negara lain.

Berbicara di kantor Kementerian Luar Negeri Israel, Kamis (7/12/2017), pria yang akrab disapa Bibi itu tidak menyebutkan nama satu negara pun. Dia hanya mengatakan bahwa pembicaraan dengan negara-negara itu sudah berjalan.

Menurutnya, beberapa negara bahkan bisa memindahkan kedutaan besar mereka dari Tel Aviv ke Yerusalem lebih cepat dari AS.

Seperti diketahui, Trump mengumumkan keputusannya soal Yerusalem kemarin, Rabu (6/12). Dia juga memerintahkan dimulainya proses pemindahan kantor kedutaan besar ke Yerusalem yang diperkirakan akan rampung dalam beberapa tahun.

Pernyataan Netanyahu jelas bertolak belakang dengan apa yang keluar dari mulut para pemimpin dunia pascapengumuman besar Trump tersebut.

Mulai pemerintah negara-negara Timur Tengah, sekutu AS seperti Prancis dan Inggris, sampai Bolivia di Pegunungan Andes, semua mengecam keputusan Trump.

Indonesia sendiri termasuk yang mengecam ulah Trump. Presiden Joko Widodo mengaku akan menelepon Trump untuk membujuknya membatalkan keputusan tersebut

“Indonesia mengecam keras pengakuan sepihak Amerika Serikat terhadap Jerusalem sebagai Ibu kota Israel, dan meminta Amerika Serikat mempertimbangkan kembali keputusan tersebut,” kata Jokowi.

“Pengakuan tersebut melanggar DK PBB yang Amerika Serikat jadi anggotanya. Ini bisa mengancam stabilitas keamanan dunia,” tegas dia. (reuters/dil/jpnn)

 

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!