FPTI Support Pengembangan Atlet Difabel

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Potensi penyandang disabilitas atau difabel mulai dilirik dalam pembinaan olahraga panjat tebing dan mendaki gunung. Pasalnya, yang dicari ialah mempunyai kebutuhan khusus.Demikian yang dijelaskan oleh Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Faisol Riza dalam sambutannya di Hotel Aerotel Smail, Makassar, Senin (11/12/2017).Katanya, atlet berkemampuan khusus harus disupport. Contohnya, yang berada di Solo. Disana, ada pusat olahraga khusus difabel. Yang, dikelola oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).“Disana, banyak atlet-atlet difabel. Salah satunya, Sabar Gorky. Ia sudah mendaki sekian gunung yang ada di dunia,” ujar Faiso.Menurutnya, sejumlah atlet difabel tersebut sangat antusias dalam berlatih. Alasannya, untuk mengasah kelebihan yang dimilikinya.“Jadi, tolong di Sulsel juga melakukan hal serupa,” pintanya.FPTI selama ini abstain dan lupa bila ada atlet-atlet difabel yang punya minat besar terhadap cabang olahraga panjat tebing.“Kita fokus untuk difabel sekarang. Agar, kita bisa menghasilkan bibit-bibit atlet difabel panjat tebing yang bagus. Atlet seperti ini, harus difasilitasi,” ungkapnya.Namun sayang, Paragames Asean 2017 tak melibatkan cabang olahraga panjat tebing. Padahal, telah mempersiapkan secara serius dalam turnament tersebut. Seperti, persiapan atlet lainnya.Menanggapi hal itu, Faiso meminta kepada pengurus FPTI Sulsel untuk menunjuk dua atau tiga orang secara khusus mengurus atlet difabel yang ada.

  • Bagikan